Saturday, November 22, 2014

Rekonsiliasi Bank

Pengertian Rekonsiliasi Bank 

Rekonsiliasi bank adalah cara yang digunakan untuk mengetahui sebab-sebab terjadinya perbedaan saldo kas menurut catatan perusahaan dan saldo kas menurut bank dan tindakan koreksi atas perbedaan tersebut dengan cara dicocokan.  

Laporan Rekonsiliasi Bank

Fungsi dari rekonsiliasi bank adalah : untuk membuktikan bahwa transaksi - transaksi kas yang dicatat di bank dengan di perusahaan telah dilakukan dengan benar.

Rekonsilisi bank terdiri dari dua bagian :
  1. Dimulai dari saldo rekening koran bank dan berakhir dengan saldo yang disesuaikan
  2. Dimulai dari saldo menurut catatan perusahaan dan berakhir dengan saldo yang disesuaikan
Hal - hal yang menyebabkan saldo kas di perusahaan denga saldo kas di bank addalah sbb :

1,Transaksi kas telah dicatat oleh perusahaan tetapi belum dicatat oleh bank :
  • Cek yang masih beredar atau cek  yang belum dicairkan oleh bank
  • Setoran dalam perjalanan yaitu setoran yang sudah dicatat oleh perusahaan tetapi belum dicatat oleh pihak bank
2. Transaksi  - transaksi yang sudah dicatat oleh bank tetapi belum dicatat oleh pihak perusahaan :
  • Biaya administrasi
  • Pendapatan bunga 
  • Cek kosong
  • Cek dikembalikan oleh pihak bank karena masa berlakunya telah kadaluwarsa
3. Kesalahan dalam pencatatan transaksi oleh pihak perusahaan atau pihak bank

Langkah - langkah dalam pelaksanaan  rekonsiliasi bank :
  • Melakukan pengecekan terhadap jumlah saldo yang dicatat oleh laporan bank dan saldo rekening kas menurut perusahaan
  • Hitung total saldo kas menurut catatan bank yang telah disesuaikan dengan saldo menurut catatan perusahaan yang telah disesuaikan, total keduanya harus sama
  • Butalah jurnal masing - masing transaksi baik yang dicatat oleh bank maupun oleh perusahaan
  • Koreksi semua kesalahan yang terjadi dan konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan ( pihak Perusahaan atau Bank )

Contoh Jurnal Rekonsiliasi Bank

Jurnal Rekonsiliasi Bank
Jurnal rekonsiliasi Bank

Monday, November 17, 2014

Cara Mengisi Formulir SPT Tahunan

Petunjuk  Pengisian Form SPT Tahunan

Pada kesempatan sebelumnya telah dibahas menegnai  Cara menghitng PPh 21 , maka langkah selanjutnya adalah membahas tentang cara atau petunjuk pengisian formulir surat pemberitahuan ( SPT ) pajak terutang masa 1721 dan SSP  ( Surat Setoran Pajak ), dalam kesempatan ini saya akan berikan cara pengisian SPT masa pajak penghasilan pasal 21 dan / atau pasal 26  dalam bentuk format PDF, silahkan Anda download linknya gratis...


Cara Download : 
  • File download menggunakan 4shared
  • Klik link diatas selanjutnya klik Unduh
  • Pilih Unduh Gratis  dan Pilih  save file
  • Download sudah selesai dan silahkan dipelajari cara pengisian SPT

Contoh Formulir SPT Tahunan  

Setelah Anda mendownload link cara pengisian SPT masa pajak penghasilan pasal 21 dan / atau pasal 26, berikut ini akan saya berikan contoh - contoh formulir SPT 1721 :
  1. Informasi Identitas wajib Pajak
  2. Objek pajak
  3. Objek pajak final
  4. Lampiran
  5. Pernyataan dan Tanda tangan

Formulir SPT PPh pasal 21
SPT Masa PPh pasal 21




Cara Mengisi Formulir SPT Tahunan
Formulir SPT masa PPh pasal 21


Sunday, November 16, 2014

Cara Menghitung Pajak

Pengertian Pajak

Pajak merupakan iuran rakyat kepada negara berdasarkan undang - undang ( yang dapat dipaksakan ) dengan tidak mendapat jasa timbal ( kontraprestasi ) yang langsung dapat ditunjukan dan dipergunakan untuk membayar pengeluaran umum  ( menurut : Prof. Dr. H. Rachmat Soemitro S.H )

Cara Menghitung Pajak Penghasilan 21

Pajak Penghasilan pasal 21 ( PPh 21 ) adalah pajak atas penghasilan yang dikenakan atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lainnya dengan nama dan bentuk apapun yang diterima oleh wajib pajak orang pribadi dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan dari jasa dan kegiatan. 

Secara garis besar penghitungan pajak penghasilan pasal 21 dibagi sebagai berikut :
  • PPh 21 Pegawai tetap
  • PPh 21 Pegawai tidak tetap
  • PPh 21 Pegawai harian, mingguan atau borongan
  • PPh 21 bukan pegawai
  • PPh 21 Tenaga Ahli
  • Pph 21 Penerima imbalan lainnya
  Untuk menghitung PPh 21 pegawai tetap bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti berikut :
  1. Dihitung penghasilan bruto atau gaji kotornya selama sebulan
  2. Dihitung penghasilan netto atau bersihnya selama sebulan ( penghasilan bruto dikurangi tunjangan jabatan   sebesar 5% dan iuran pensiun serta iuran Tunjangan Hari Tua )
  3. Dihitung penghasilan netto setahun
  4. Dihitung penghasilan kena pajak ( PKP ) /  penghasilan netto setahun di kurangi  PTKP
  5. Dihitung PPh 21 selama setahun / Penghasilan kena pajak  di kalikan tarif Pajak
  6. Dihitung PPh 21 sebulan ( PPh 21 setahun dibagi 12 )
Menurut UU PPh,  bahwa biaya yang dapat mengurangi jumlah penghasilan karyawan  adalah sbb :
1.Biaya jabatan ( Peraturan Menteri Keuangan nomor 250/PMK.03/2008 ) adalah :
  • Untuk Karyawan ditetapkan sebesar 5% dari penghasilan bruto  dengan jumlah setinggi-tingginya  Rp. 6.000.000,-/ tahun atau Rp. 5.00.000,- / bulan
  • Untuk yang sudah pensiun ditetapkan sebesar 5% dari penghasilan bruto dengan jumlah setinggi-tingginya Rp.2.400.000,- / tahun atau Rp. 200.000,- / bulan
2. Iuran pensiun dan iuran THT yang ditanggung dan dibayar oleh wajib Pajak sendiri
3. Penghasilan Tidak Kena Pajak ( PTKP ) yang diperkenankan sesuai dengan kondisi wajib pajak

Contoh Penghitungan PPh 21, Pegawai tetap
Kodir jaelani adalah pegawai Hotel Murah sejak 1 Januari 2010, dengan gaji perbulan sebesar Rp.6.000.000,-  dan membayar iuran pensiun sebesar Rp. 150.000,- / bulan, status Kodir jaelani menikah dengan mempunyai 2 orang anak, jadi penghitungan PPh 21 adalah :

Gaji sebulan                                                                                      Rp. 6.000.000

Pengurangan  :
1. Biaya jabatan
    6000.000 x 5%                                                                             Rp.     300.000
2.Iuran pensiun                                                                                 Rp.     150.000
                                                                                                                 450.000
Penghasilan Netto perbulan                                                               Rp.  5.550.000
Penghasilan Netto pertahun :
12 x 5.550.000                                                                                 Rp. 66.600.000

Penghasilan Tidak Kena pajak setahun
~ Wajib pajak sendiri                               Rp.15.840.000
~Wajib Pajak Menikah                            Rp.  1.320.000
~Wajib Pajak untuk 2 anak                      Rp.. 2.640.000
Total PTKP                                                                                      Rp. 19.800.000

Penghasilan Kena pajak Pertahun                                                     Rp. 46.800.000
PPh 21 yang terutang
5% x 46.800.000                                                                             Rp.   2.340.000

PPh 21 / bulan :
2.340.000 : 12 =   Rp. 195.000

Note :
  • Biaya jabatan adalah biaya untuk  mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan yang dapat dikurangkan dari penghasilan setiap orang yang bekerja sebagai pegawai tetap tanpa memandang mempunyai jabatan ataupun tidak
  • Contoh diatas berlaku apabila pegawai yang bersangkutan sudah meemiliki NPWP  dan apabila pegawai yang bersangkutan belum memiliki NPWP, maka PPh 21 yang harus dipotong  adalah sebesar : 120% X Rp.195.000 = Rp. 234.000 

Saturday, November 8, 2014

Cara Membuat Anggaran Perusahaan


Pengertian Anggaran perusahaan

Anggaran perusahaan merupakan konsep  yang digunakan untuk pengawasan dan perencanaan biaya untuk kelangsungan hidup perusahaan.   karena apabila perusahaan tidak mempunyai sebuah Konsep tentang Perencanaan Keuangan yang jelas  maka dapat dipastikan bahwa perusahaan akan mendapat masalah atau kesulitan yang berhubungan dengan operasional perusahaan, yang harus di tekankan disini adalah proses perencanaan dan pengawasan yang dilakukan bersamaan secara baik oleh perusahaan  

Menyususn Program Anggaran perusahaan

Untuk  menyususn program Anggaran perusahaan, sebaiknya terlebih dahulu kita ketahui tentang Anggaran - angaran apa saja yang di gunakan dalam menyusun Program Anggaran Perusahaan

1.Anggaran Variabel

Anggaran Variabel  : anggaran yang bersipat murni  artinya  anggaran ini berubah secara proporsional dengan berubahnya tingkat produksi yang dihasilkan oleh perusahaan.

Tujuan  anggaran variabel adalah bagaimana biaya dapat dipengeruhi oleh volume produksi  yang dihasilkan      

Anggaran variabel dapat digunakan untuk menghitung atau merumuskan hubungan suatu kelompok biaya dengan tingkat produksi yang dihasilkan oleh bagian yang bersangkutan, dalam penyusunan anggaran variabel sangat dipengaruhi oleh jenis biaya - biaya seperti :

Biaya tetap
Biaya yang termasuk dalam kategori ini adalah biaya jangka pendek yang tidsk berubah dan tidak mengikuti tingkat kegiatan atau  produksi yang dihasilkan, biaya tetap terbagi kedalam dua macam biaya yaitu :
  1. Biaya tetap yang ditetapkan oleh manajemen perusahaan yaitu Gaji karyawan, biaya iklan, dan biaya - biaya lainnya   
  2. Biaya tetap yang tidak ditetapkan oleh kebijakan management  seperti biaya penyusustan, pajak dan asuransi
Biaya Variabel
Biaya yang tergolong kedalam kategori ini adalah biaya yang berubah - ubah secara total sebanding dengan perubahan tingkat kegiatan atau operasional perusahaan

  • Faktor - faktor yang mempengaruhi biaya variabel :
  • Pengawasan dari manajemen  
  • Berhubungan dengan operasional perusahaan
  • berhubungan dengan tingkat relevant tertentu
  • Memilki dasar pengukuran biaya
  • Selalu berubah dalam total yang dihasilkan dan konstan dalam rata - rata 
                
Biaya Semi variabel
Biaya semi variabel bersipat berubah - ubah tetapi perubahannya tidak sebanding dengan perubahan tingkat kegiatan atau operasional perusahaan, karena biaya semi variabel mengandung unsur biaya tetap dan biaya variabel


2. Anggaran Pengeluaran Modal

Dalam Anggaran pengeluran modal ini yang dibahas hanya masalah bagaimana  cara pengelolaan modal atau investasi, serta menyelenggarakan pengawasan terhadap keuangan perusahaan

3. Anggaran Piutang 
Anggaran piutang merupakan salah satu bentuk anggaran investasi seperti investasi lainnya yang berwujud : dana Kas dan dana di Bank, bahan baku, barang setengah jadi dan barang jadi.
  
4. Anggaran Kas
Anggaran kas merupakan faktor yang sangat penting bagi kelancaran usaha operasional perusahaan, karena dengan memiliki jumlah uang kas yang berlebihan atau kurang akan dapat menimbulkan dampak negatif bagi perusahaan

Tujuan Pengendalian Uang kas :
  • Dapat menentukan posisi kas setiap waktu
  • Mengetahui akan terjadinya defisit dan surplus
  • Sebagai dasar kebijaksanaan pemberian kredit
  • Untuk persiapan pembelanjaan dalam jangka pendek dan jangka panjang

Cara Mengatur Keuangan Pribadi


Cara Mengatur Keuangan Yang Baik

Secara individu atau pribadi Anda dapat membuat laporan keuangan  supaya semua proses uang keluar dan uang masuk bisa di atur dan dikelola dengan baik, untuk itu Anda bisa membuat laporan keuangan pribadi secara sederhana, yang penting Anda harus mencatat uang yang masuk ke kas Anda berasal darimana dan uang yang keluar digunakan untuk apa serta jumlahnya berapa...?
Untuk membuat laporan keuangan pribadi, Anda bisa mencatatnya dengan menggunakan program Microsoft Excel dan jenis transaksi apa saja yang harus dicatat adalah sbb :
  • Arus Kas Harian  yaitu semua transaksi harian dicatat setiap hari dan dimasukan kedalam format excel
  • Transaksi Bank : segala jenis transaksi melalui Bank, seperti transfer, belanja, transaksi kartu kredit, semuanya harus dicatat.
Dengan mencatat semua transaksi keuangan baik uang masuk dan uang keluar berarti Anda sudah memiliki sistem pengendalian keuangan sendiri.

Masalah Kartu Kredit

Pada umumnya setiap orang menginginkan alur uang kas pribadinya sehat dan tidak ada masalah, tetapi disisi lain banyak orang terjebak kedalam biaya hidup konsumtif dimana lebih banyak menggunakan uang keluar dibandingkan dengan uang yang diperoleh, maka banyak orang menggunakan atau memilki kartu kredit supaya memudahkan dalam proses pemakaian uang belanja meskipun hal ini akan menjadi masalah bagi orang yang tidak bijak dalam menggunkan kartu kredit tersebut, sehingga banyak orang terjerumus kedalam Masalah Kartu kredit.
Solusi supaya Anda terhindar dari masalah pemakaian kartu kredit adalah Anda harus mencatat setiap kali Anda  bertransaksi menggunakan Kartu kredit dengan tujuan supaya Anda dapat memantau setiap transaksi yang terjadi pada kartu kredit Anda.   

Cara Pembayaran dan Solusi Hutang Kartu Kredit

Untuk mengatasi permasalahan kartu kredit tentunya Anda harus bijak dalam penggunaannya serta mengatur cara pembayarannya, mungkin hal -hal seperti dibawah ini bisa anda lakukan :
  • Pergunakan kartu kredit hanya dalam keadaan mendesak / urgent sebagai alat pembayaran Anda
  • Control semua anggaran belanja Anda, 
  • Pergunakan Kartu kredit secara bijak karena kartu kredit memilki bunga yang tinggi
  • Ingat selalu untuk tidak tergantung kepada Kartu kredit
  • Lakukan pembayaran sebelum tanggal tagihan atau tanggal jatuh tempo kartru kredit Anda
  • Usahakan membayar tagihan diatas Pembayaran Minimum ( Minimum Payment )
  • Apabila penghasilan Anda tidak cukup untuk menutupi pembayarn Kartu kredit, silahkan untuk mencoba usaha sampingan yang dapat memberikan uang tambahan bagi keluarga Anda ( usaha bisnis Online  ) yang semakin banyak di dunia Internet 
  • Stop Kartu kredit dan Gunakan Uang Kas
  • Control terus biaya - biaya pengeluaran kebutuhan kelurga Anda dengan Bijak

Contoh Laporan Keuangan Pribadi

Tgl  / Bulan             Keterangan                                   Debit           Kredit            Saldo
30 -  Sept           Salary September                          3.000.0000           -               3.000.000 
01 -  Okt            Pembayaran kartu kredit                                        1.500.000        1.500.000
01 -  Okt            Belanja bulanan Kas                                              1.000.000          500.000
05 -  Okt            Pembelian perlengkapan rumah                                  250.000          250.000
10 -  Okt            Pendapatan Bisnis Online              1.000.000              -             1.250.000
12 -  Okt            Perbaikan /service kendaraan                                   300.000           950.000
15 -  Okt            Pendapatan Service September    3.000.000            -                3.950.000
25 -  Okt            Kebutuhan sehari - hari                                          2.000.000        1.950.000
28 -  Okt            Cicilan KPR                                                          1.250.000           700.000
30 -  Okt            Simpan di bank ( Nabung )                                        500.000          200.000