Showing posts with label Laporan keuangan Laba Rugi. Show all posts
Showing posts with label Laporan keuangan Laba Rugi. Show all posts
Friday, August 7, 2015

Laporan Neraca Keuangan Perusahaan





Pengertian Neraca Keuangan

Neraca keuangan adalah salah satu laporan keuangan yang digunakan oleh Akuntan dan pemilik perusahaan untuk memberikan informasi posisi keuangan perusahaan pada akhir tanggal yang ditentukan,  Neraca juga sering disebut laporan posisi keuangan  dan neraca juga menggambarkan " snapshot" dari posisi keuangan perusahaan secara cepat atau Instant, Misalnya posisi neraca keuangan yang di laporkan per tanggal 31 Desember 2014, artinya menggambarkan secara instan bahwa semua transaksi keuangan sampai 31 Desember 2014 telah dicatat.  

Fungsi Neraca

Seperti halnya Manfaat Laporan Keuangan maka neraca juga berfungsi dan menginformasikan posisi keuangan perusahaan pada saat dan waktu tertentu maka hal ini akan memberikan fungsi  bagi para pengguna laporan keuangan seperti :
  • Kreditur perusahaan
  • Bankir yang ingin menentukan apakah sebuah perusahaan memenuhi syarat atau tidak untuk mengajukan pinjaman kepada Bank 
  • Investor dalam menanamkan modal kepada perusahaan
  • Manajemen Perusahaan untuk menentukan kebijakan keuangan di perusahaannya

Cara Membuat Neraca Keuangan

Di dalam neraca keuangan harus memuat  :
  1. Aktiva
  2. Keawajiban
  3. Modal
1.Aktiva
Aktiva merupakam aset atau harta yang dimiliki oleh perusahaan untuk mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang, Aktiva di kelompokan menjadi tiga bagian :

Aktiva Lancar : aktiva yang memilki umur atau manfaat ekonomis kurang dari satu tahun, misalnya :
  • Kas
  • Piutang usaha
  • Wesel tagih 
  • Persediaan
  • Perlengkapan dan Peralatan
  • Beban di bayar di muka
Aktiva Tetap : aktiva yang memiliki manfaat ekonomis lebih dari satu tahun dan dipergunakan untuk operasional perusahaan,

Aktiva tetap dibagi menjadi dua :

1.Berwujud :
  • Tanah 
  • Gedung
  • Peralatan
2. Tidak berwujud :
  • Merek dagang
  • Hak Paten

Investasi Jangka Pamjang : Aktiva yang memilki nilai manfaat ekonomis lebih dari satu tahun tetapi tidak dipergunakan untuk operasional perusahaan, misalnya :
  • Saham 
  • Obligasi 
  • Tanah yang di biarkan dan tidak di gunakan dalam waktu tertentu  

2. Kewajiban / Hutang
Kewajiban terdiri dari dari kewajiban jangka pendek dan kewajiban jangka panjang

Kewajiban Jangka Pendek : kewajiban atau hutang yang memiliki umur kurang dari satu tahun, seperti :
  • Utang usaha
  • Wesel bayar
  • Pendapatan diterima di muka
Kewajiban Jangka Panjang : hutang atau kewajiban yang memiliki umur atau harus di bayar lebih dari satu tahun,  seperti :
  • Utang Bank
  • Obligasi
  • Hipotik

3. Modal 
Modal : Aset bersih yang diperoleh dari semua Aktiva yang di kurangi dengan Kwajiban. 

 

Contoh Neraca Keuangan

Neraca memiliki dua bentuk yaitu Stafel dan Skontro

Neraca bentuk Stafel

Bentuk Neraca Stafel

Neraca Bentuk Skontro

Neraca bentuk Skontro

Dari pengertian  tentang neraca dan unsur - unsur apa saja dalam membuat sebuah neraca serta contoh dari dua neraca tersebut diatas merupakan bagian  dari penjelasan tentang  Cara Membuat Laporan Keuangan yang bisa Anda pelajari dan bisa digunakan untuk keperluan pembuatan laporan keuangan di Perusahaan Jasa.( Hotel & Restaurant ) Perusahaan Manufaktur ataupun Perusahaan Dagang.  

Semoga dapat memberikan tambahan pembelajaran dan bermanfaat bagi Anda semua...    
Tuesday, October 28, 2014

Cara Membuat Laporan Keuangan

Langkah - langkah Membuat Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah catatan keuangan mengenai semua kegiatan perusahaan atau organisasi selama periode tertentu ( perbulan / pertahun ) dan dipergunakan sebagai bahan informasi bagi pihak - pihak yang berkepentingan. kenapa laporan keuangan sangat diperlukan karena Laporan keuangan merupakan nyawa dari setiap perusahaan, Cara yang tepat untuk mendeteksi kesehatan keuangan suatau perusahaan adalah dengan melihat laporan keuangannya.

Tujuan Laporan Keuangan :

  • Memberikan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan
  • Membantu pihak - pihak yang berkepentingan untuk menentukan kebijakan sebagai pembuat keputusan
  • Sebagai sarana untuk membuat laporan pajak perusahaan
  • Memudahkan dalam pemeriksaan lembaga keuangan atau  Auditor

  Jenis - Jenis  Laporan Keuangan :

1. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi
Contoh : laporan Laba Rugi



2.  Neraca


Neraca
Contoh : Neraca


3. Laporan Perubahan Modal


Laporan Perubahan Modal
Contoh : Laporan Perubahan Modal


 

 4. Cash Flow

Cash Flow
Contoh : Cash Flow

 

Laporan Keuangan Berdasarkan Jenis Perusahaan

  1. Perusahaan Jasa ( Laporan Keuangan Perusahaan Jasa Perhotelan )
  2. Perusahaan Dagang
  3. Perusahaan Manufaktur

Laporan Keuangan Berdasarkan Skala Perusahaan

  1. Perusahaan Perseorangan / Pribadi
  2. Firma
  3. CV
  4. Perusahaan Terbatas ( PT )
  5. Yayasan 
  6. Koperasi