Sunday, August 7, 2016

Food And Beverage Inventory Spot Check





Apa yang akan Anda lakukan sebagai seorang Cost Control apabila pada saat menghitung stock atau inventory di outlet store seperti produk Food & Beverage sering terjadi kesalahan atau selisih  antara Begining stock ,Store Requestion dengan Penjualan serta Ending stock..?  hal ini akan selalu terjadi apabila Anda tidak melakukan Daily Inventory atau tidak mempunyai data  pencatatan transaksi produk secara detail dan kontinyu ( berkesinambungan )  

Untuk memastikan bahwa stock barang - barang di outlet store bisa tercontrol dengan baik maka pada kesempatan ini saya akan memberikan caranya yaitu dengan menggunakan tabel atau Aplikasi Food & Beverage Spot Check, yang akan terbagi menjadi dua bagian yaitu Food Inventory Spot Check dan Beverage Inventory Spot Check. 

Tujuan dan Fungsi Food & Beverage Inventory Spot Check

Tujuan dan Fungsi dari  penghitungan atau Inventory spot check adalah :
  • Untuk mengontrol stock / Produk yang ada di outlet store
  • Untuk mengetahui jumlah penjualan produk yang ada di oultelt
  • Memudahkan pada saat inventory akhir bulan
  • Meminimalisir produk yang hilang dan rusak ( loss & spoilage )   atau proses Cheating yang akan di lakukan oleh oknum yang tidak bertangung jawab.  

Food Inventory Spot Check

Gambar tabel excel silahkan klik Food Inventory Spot Check

Cara Membuat Food Inventory Spot Check

Pertama : untuk pembuatan Food inentory spot check, Anda terlebih dahulu harus menentukan produk item atau menu apa saja yang akan di inventory, usahakan produk menu yang paling laku atau banyak terjual, selanjutnya tentukan Unit serta  unit portion ( grm ) maksudnya dalam 1 Porsi itu quantitinya berapa grm

Kedua : Stock Available maksudnya pada kolom ini tentukan terlebih dahulu Opening stock / Par stock dari produk iem yang akan di jual selanjutnya tambahkan kolom Requestion artinya  kolom yang akan di isi dengan total produk yang di order dari Food store  sehingga akan menjadi Stock available

Ketiga : Sales yaitu kolom yang akan di isi dengan total penjualan produk item tersebut, data penjualan ini harus sesuai dengan total sistem penghitungan penjualan yang di gunakan oleh bagian cashier artinya jumlah penjualan di outlet harus balance dengan jumlah penjualan yang ada di bagian cashier / income audit

Ke empat : Credit yaitu kolom yang berisi penjualan produk item tersebut tetapi berupa Entertaint atau Officer Check artinya produk akan berkurang tetapi tidak mendapatkan revenue 

Kelima : Closing atau Ending stock adalah sisa produk item dari penghitungan Opening stock + Store Requestion - Sales - Credit = Ending stock.    Pada kolom ini berisi ending stock secara theory dan ending stock secara actual, tujuannya adalah untuk membandingkan  penghitungan stock secara sistem dan manual 

Ke enam : Different atau Selisih, pada kolom ini akan secara otomatis terlihat selisih penghitungan produk apabila terjadi salah penghitungan quantity produk antara Opening stock , Sales serta Closing 

Pada tabel excel Inventory spot check ini juga di lengkapai dengan kolom today artinya transaksi harian dan kolom todate artinya  akumulasi dari transaksi harian  selama periode tertentu, serta kolom - kolom tersebut berisi rumus excel yang mudah di pelajari.
 

Beverage Inventory Spot Check

Bentuk tabel dan cara penghitungannya sama dengan Food inventory spot check hanya yang membedakan di Bevergae Inventory Spot check adalah produknya saja,  seperti Anda ketahui yang termasuk kedalam produk beverage adalah Mineral Water, Soft Drink, Beer atau minuman ber Alcohol ( wine, liquer dsb )

Klik contoh gambar tabel excel  Beverage Inventory Spot Check 

Sama halnya dengan Food inventory spot check, penghitungan serta kolom Beverage Inventory spot check juga terdiri dari Opening stock, Store Requestion, Penjualan serta Ending stock, Anda bisa pelajari sistem penghitungannya, mudah - mudahan bermanfaat dan menjadi tambahan pembelajaran bagi Anda sebagai cost control

Laporan Inventory spot check ini bisa Anda laporkan pada atasan Anda ( FC, EAM, GM ) dengan terlebih dahulu di setujui oleh F&B Manager, apabila diminta oleh perusahaan Anda.

Untuk mendapatkan penghitungan  serta rumus - rumus dari Food & Beverage Inventory Spot Check Ini secara lengkap dan jelas, bisa Anda pelajari melalui ebook  Belajar Cost Contol Hotel untuk Pemula 

> Pengunjung blog ini juga membaca  Cara Membuat Menu Recipe
Saturday, August 6, 2016

5 Cara Menjadi Cost Control Hotel



Banyak dari subcriber  ( anggota belajar cost control ) yang sudah gabung dan mereka  bertanya tentang bagaimana caranya menjadi seorang cost control,  mereka yang bertanya umumnya adalah rekan - rekan kita yang baru belajar dan yang mau melamar kerja di perusahaan jasa perhotelan  khususnya di bagian Cost control, dan jawaban saya adalah tidak mudah dan tidak gampang  atau sehabis baca blog saya terus Anda bisa langsung menguasai ilmu cost control dan di terima kerja di perusahaan perhotelan.

Sebagai seorang cost control yang kebetulan lebih dahulu mendapat pekerjaan di banding rekan - rekan yang masih dan mau belajar di blog ini, saya mengajak mari kita sama- sama belajar dan berbagi ilmu  bagaimana caranya supaya kita bisa menguasai posisi cost control.

Anda harus mempelajari dasar - dasarnya terlebih dahulu  di mulai dengan mengerti tentang job description serta  tugas dan tanggung jawabnya sebagai cost control  selanjutnya ada 5 cara yang bisa Anda pelajari untuk menjadi cost control Hotel.

Pertama : RECEIVING
Untuk bisa menjadi Cost control  terlebih dahulu Anda harus menjadi seorang  Receiving  di sebuah perusahaan jasa perhotelan dan Restaurant, karena dengan menjadi seorang receiving Anda akan mengetahui nama & jenis barang, Quantity barang serta  kualitas barang yang di perlukan dan di gunakan untuk operasional perusahaan jasa perhotelan, selain itu receiving akan mengetahui proses pembelian barang dari mulai Market list, Purchase Order serta laporan pembuatan Daily Receiving Report yang datanya harus di laporkan dan di serahkan kepada Cost Control.

Kedua : STOREKEEPER   
Selain Receiving, untuk menjadi Cost control  Anda juga bisa menjadi seorang Storekeeper sebelumnya, karena Job desription Store keeper saling berhubungan  dengan tugas dan tanggung jawab cost  control, untuk itu bila Anda ingin menjadi seorang cost control maksimal kan  terlebih dahulu kemampuan Anda di bagian store keeper ini.

Kemampuan / Skill yang harus Anda maksimalkan adalah :
  • Menguasai dan memahami  Quantity dan Unit ( Kg, Can, Bottle, Pack, Tin, Zar, Pail, dsb ) semua barang di store
  • Menegerti sistem Par stock dan sistem penyimpanan barang ( FIFO / LIFO )
  • Mengerti sistem Penghitungan Minimum Stock
  • Menguasai sistem inventory  
Dengan mengerti dan menguasai skill diatas tersebut maka Anda bisa lebih dekat untuk mendapatkan posisi Cost Control

Ketiga : PURCHASING
Untuk menjadi cost control, Anda bisa terlebih dahulu menjadi seorang Purchasing, meskipun pada kenyataanya jarang sekali dari Purchasing yang pindah menjadi cost control, tetapi tidak ada salahnya sebagian dari rekan - rekan ingin pindah posisi ke cost control, apalagi perusahaan jasa perhotelan sekarang banyak merekrut calon karyawan yang multi skill.

Apabila Anda sudah menjadi Purchasing lebih mudah caranya untuk menjadi cost control karena selain dari level atau posisi jabatan yang sama, seorang purchasing lebih banyak mengerti  pekerjaan seorang cost control secara langsung khususnya dalam menganalisa harga barang ( Price Analysis )

Keempat : COST CONTROL
Pada point ini saya jelaskan bahwa mungkin ada diantara Anda sebelumnya sudah menjadi seorang cost control untuk perusahaan lain dan berencana alih pekerjaan menjadi Cost controller perusahaan jasa hotel & restaurant, maka sangat mudah sekali karena hampir dipastikan job descriptionnya hampir sama hanya yang membedakan dalam hal operasional dan pengalokasian barangnya saja.

Saya yakin bagi Anda yang sudah menjadi cost control sebelumnya akan sangat mudah untuk menjadi seorang cost controller hotel karena Anda sudah paham dan mengerti tentang Ilmu cost control.

Kelima : Belajar Cost Control Untuk Pemula
Bagi Anda para pemula atau fresh graduate yang  belum pernah sama sekali menjadi ( Receiving, Storekeeper, Purchasing atau Cost Control )  Anda bisa ikut pembelajaran langsung secara online di blog saya " Belajar Cost Control " atau Belajar Cost Control Untuk Pemula.


Semoga Sukses.... 

   



Sunday, July 17, 2016

Cara Membuat Menu Recipe

Menu Recipe Untuk Hotel & Restaurant 

Cara pembuatan menu recipe sangat di perlukan oleh seorang cost control, khususnya untuk hotel  atau restaurant,  manfaat dari pembuatan recipe ini sangat banyak sekali selain untuk menentukan harga jual dari produk menu yang akan di jual  ke konsumen  dan juga  dapat mengetahui total Ingredient Cost, Total Cost, Selling Price dan Actual Cost  dari menu tersebut.   

Dalam pembuatan recipe ini cost control harus bekerja sama dengan kepala juru masak ( chef )  atau F&B Manager untuk menentukan harga jual dari menu yang di buat oleh chef seperti : bahan - bahan dari suatu menu ( Ingredients )  Quantity dan Unitnya, selanjutna tugas cost control adalah  menentukan Unit Price dan Total Price sehingga akhirnya menjadi total ingredients cost yang akan disesuaikan dengan Budget Cost sehingga nantinya akan di peroleh nilai harga jual yang sesuai dengan Actual Cost.

Silahkan Perhatikan  gambar Recipe Costing di bawah ini :


Dari gambar tersebut di ketahui pada kolom :   
Ingredients adalah berisi bahan - bahan menu serta bumbu yang akan di jadikan suatu recipe

Quantity atau Unit adalah jumlah atau unit bahan - bahan dasar menu   yang disiapkan untuk sebuah recipe, pada kedua kolom ini dibuat oleh seorang Chef yang bertanggung jawab dalam pembuatan recipe

Unit Price adalah harga dasar dari suatu produk bahan menu recipe, di  usahakan harga yang terbaru / up date price

Total Price adalah jumlah perkalian dari quantity  dengan unit price yang disesuaikan dengan unit produk tersebut ( Gram, ml )

Total Ingredients Cost  yaitu jumlah keseluruhan dari total price

Q Factor 10 % adalah tambahan cost dari quantity bahan recipe yang tidak tercantum dalam pembuatan menu tersebut, seperti  Seasoning  untuk penambah rasa serta bahan bakar yang di gunakan untuk mengolah makanan seperti gas atau listrik

Total Cost yaitu jumlah dari total ingredients cost + Q factor 10 %  

Desired Cost %  adalah budget cost yang sudah di tentukan oleh masing - masing hotel dan restaurant

Preliminary Selling Price adalah Harga jual yang belum di tetapkan  dari total cost yang di bagi dengan Budget cost ( Desired Cost )

Actual selling Price adalah Harga jual  aktual yang sudah ditetapkan untuk menu tersebut yang akan di launching kepada customer / tamu hotel dan restaurant

Actual Cost adalah budget cost yang sebenarnya dari pembagian total cost yang di bagi dengan selling price

Apabila Anda membutuhkan panduan cara membuat Recipe Costing Food & Beverage Yaitu Cara menghitung Biaya dan Menentukan Harga Jual produk makanan untuk bisnis hotel dan restaurant Anda silahkan miliki templatenya  Segera...!

Demikian cara pembuatan menu recipe yang biasa di lakukan oleh cost control untuk menentukan harga jual dari suatu produk makanan atau minuman yang akan di jual kepada customer,  cara pembuatan recipe ini bisa dilakukan dengan sebuah system yang sudah terkoneksi dengan system accounting yang sudah tersedia di perusahaan tersebut  atau juga bisa di buat dengan menggunakan program Excel, seperti pada ebook ini yaitu kumpulan Recipe Costing yang bisa Anda download segera..!

Recipe Costing
Download ebook Recipe

Banyak manfaat dari cara pembuatan recipe ini, dan Anda sebagai cost control wajib menguasainya , semoga dengan konten di blog ini ditambah dengan panduan yang ada di ebook di atas bisa membuat Anda mahir dalam membuat sebuah recipe di perusahaan Anda, terima kasih..... 
 
Saturday, May 14, 2016

Tips Interview Cost Controller

Cara Mendapatkan Informasi Job Cost Control

Setelah Anda mengikuti Bimbingan Belajar Cost Control, tentunya Anda akan mencari informasi seputar lowongan pekerjaan tentang perusahaan jasa hotel & Restaurant ( Hospitality ) khusunya untuk posisi Cost controller,  untuk itu dalam kesempatan ini, saya akan berbagi informasi tentang Cara mendapatkan informasi pekerjaan Cost Control dan Tips - Tips Interview  supaya Anda sukses berhasil mendapatkan pekerjaan tersebut.


Pada era globalisasi dan pesatnya teknologi Informasi serta Social Media, dimana Anda  bisa mencari  sebuah pekerjaan dengan cara online, sehingga bisa di lakukan dengan  macam cara seperti melalui cara bergabung di media social atau browsing di internet mencari situs yang menyediakan lowongan pekerjaan, sebetulnya banyak situs yang menyediakan lowongan kerja secara online  tetapi Anda harus berhati – hati untuk memilih situs yang menawarkan lowongan pekerjaan yang terpercaya.

Untuk itu pada kesempatan ini saya coba berikan ide bagaimana caranya mendapatkan informasi lowongan pekerjaan untuk perusahaan jasa perhotelan khususnya untuk posisi cost control di   media sosial dan situs – situs yang menyediakan informasi lowongan pekerjaan ter update dan bisa di percaya, mengapa di sebut ter update dan ter percaya karena banyak sekali yang menggunakan media sosial dan situs ini dan terbukti berhasil mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan posisi pekerjaan  yang di cari.

Beberapa situs dan alat  media sosial yang memberikan informasi seputar lowongan pekerjaan yaitu :

  • Linked in 
  • Lokerhotel.com
  • Applyhotel.com
  • Hhrma career
  • Hotel hired ( Facebook group )
  • dsb

Caranya Anda bisa bergabung dengan situs - situs tersebut atau dengan cara bergabung di group lowongan pekerjaan di alat sosial media seperti  Facebook.atau Linked in

TIPS  ATAU CARA INTERVIEW  UNTUK  COST  CONTROLLER

Setelah Anda mendapatkan informasi lowongan pekerjaan yang tepat dan mendapatkan posisi yang di cari tugas selanjutnya adalah melamar pekerjaan tersebut dengan persyaratan lengkap dan benar sesuai yang diminta oleh pihak perusahaan, 

Proses selanjutnya apabila persyaratan Anda lengkap dan benar tentunya pihak perusahaan akan mengundang Anda untuk proses interview,  nah bagaimana agar proses interview Anda sukses dan berhasil sehingga pekerjaan atau posisi yang di cari bisa Anda dapatkan...?  Di sini saya akan berikan tips - tips interview untuk posisi cost controller berdasarkan beberapa  pengalaman dan proses yang saya jalani sehingga saya bisa berhasil mendapatkan  posisi tersebut.

Berikut contoh pertanyaan  dan jawaban pada saat interview cost control :

1. Pengalaman Anda di Posisi Cost Control
Pada saat Anda melamar biasanya pertanyaan yang pertama di tanyakan adalah pengalaman Anda,  tips dari saya adalah jelaskan  pengalaman anda secara lengkap dan jelas, misalkan sebelumnya pernah bekerja sebagai Receiving atau Store keeper  jelaskan job descriptionnya serta tambahkan keterampilan atau skill yang Anda milki untuk menunjang posisi Cost control. seperti menguasai Microsoft office ( Excel ) atau cost Analysis. 

2.Skill dan Pengetahuan yang Anda Milki
Pada pertanyaan ke dua ini hampir sama dengan pertanyaa ke satu tetapi di sini Anda lebih di minta untuk menjelaskan secara spesifik tentang skill Anda.
 
Saran dari saya,  Anda harus bisa meyakinkan pihak perusahaan ( Interviewer ) dengan cara menjelaskan skill Anda yang berhubungan langsung dengan Cost control atau cara menekan  biaya, misalnya Anda jelaskan kalau Anda mempunyai keahlian atau kemampuan yang bisa  menganalisa biaya (  Cost Analysis ) serta bisa menekan biaya perusahaan  dengan cepat.

3. Ceritakan Tentang Diri Anda
Pada tahap ini Anda harus menjelaskan tentang diri Anda secara objektif  jangan di lebih - lebihkan dengan cerita yang tidak berhubungan langsung dengan pekerjaan yang Anda lamar, usahakan cerita singkat yang berhubungan langsung dengan karier Anda.
  
4. Apa yang Anda Ketahui Tentang Perusahaan yang Anda Lamar Saat ini
Jelaskan tentang pengetahuan Anda tentang perusahaan atau hotel yang Anda lamar saat ini, untuk itu sebelum Anda melamar pekerjaan silahkan cek atau browsing terlebih dahulu  di google tentang jenis usahanya apa..? kelompok atau Group hotel apa...?  kelas atau bintang berapa...? mempunyai jumlah kamar atau jumlah ruang meeting berapa..? dengan mengetahui hal - hal  tersebut, pihak interviewer akan menganggap kalau Anda mempunyai wawasan yang luas tentang perusahaan jasa perhotelan.
   
5. Jelaskan Kenapa Anda Resign atau Keluar dari Tempat Kerja Anda
Pada pertanyaan ini Anda harus menjelaskan alasan kenapa Anda harus keluar dan melamar kerja di tempat lain, untuk itu Anda di harapkan memberikan alasan yang jelas yang berhubungan dengan peningkatan karier dan pengalaman Anda,  apabila Anda baru menjadi Cost control
 
6. Jelaskan Kelebihan dan Kekurangan Dari Diri Anda
Pertanyaan ini hampir sama dengan pertanyaan point 3, dimana Anda harus menjelaskan secara objektif tentang  diri Anda yang berhubungan dengan pekerjaan Anda  baik dalam hal kelebihan atau kekurangan Anda, 

Tips dari saya, jelaskan Kelebihan Anda yang akan menunjang terhadap karier Anda, seperti Anda orangnya teliti, tegas, jujur dan mempunyai daya ingat yang kuat serta mampu menguasai ilmu matematika yang bagus,  selanjutnya jelaskan juga Kekurangan Anda dengan objektif  tetapi harus yang berhubungan dengan pekerjaan Anda, seperti,  suka Nerves atau Grogi  jika bekerja di bawah tekanan dan  tidak bisa konsentrasi pada situasi atau tempat yang ramai.   
 
7. Berapa Salary / Gaji dan Benefit Yang di Minta
Pada tahap ini usahakan Anda lebih bersifat profesional artinya Anda meminta salary  harus di sesuaikan dengan jenis dan kelas hotel atau perusahaan yang Anda lamar dan juga yang  harus di perhatikan bahwa Anda baru pertama melamar di posisi tersebut, lain halnya jika Anda sudah berpengalaman mungkin Anda bisa negosiasi salary dan benefit yang akan Anda terima. 

8. Silahkan Anda Bertanya 
Pada pertanyaan terakhir biasanya pihak interviewer akan memberikan kesempatan Anda untuk bertanya, saran saya, manfaatkan kesempatan ini sebaik - baiknya untuk bertanya tentang  kapan Anda bisa bergabung, status pekerjaan Anda apakah kontrak atau permanen, serta tanyakan juga benefit - benefit lainya yang berhubungan dengan pekerjaan Anda dan benefit kesehatan apabila pihak perusahaan meng cover atau bekerja sama dengan pihak asuransi kesehatan serta tunjangan - tunjangan lainnya apabila Ada.  

Demikianlah Tips atau Cara dari saya tentang proses pada saat Anda Interview, tips ini mungkin hampir sama dengan Tips Interview Untuk Pekerjaan Lainnya, tapi di sini saya jelaskan khusus untuk Anda yang baru dan akan melamar di posisi Cost Control,  tips ini  adalah ringkasan  dari pengalaman saya pada saat menjalani interview,  mudah - mudahan dapat memberikan tambahan wawasan bagi Anda pada saat nanti menjalankan proses interview.

Harapan saya semoga Anda sukses dalam karier dan pekerjaan Anda....Good Luck.....!




Thursday, May 12, 2016

Belajar Cost Control Cepat Untuk Pemula



 Cara Cepat Menjadi Cost Controller


Dari Meja Kerja : Kodir jaelani, SE
Subjek : BIMBINGAN BELAJAR COST CONTROL  UNTUK PEMULA


Belajar Cost Control  memang sesungguhnya menarik. Mengapa..? Karena dengan Anda 
mau belajar Cost Control dari sekarang, maka kemungkinan untuk Anda sukses di bidang 
keuangan  besar sekali.  Ya benar, belajar Cost Control  bisa membuat Anda sangat pintar 
tentang cara menghitung  semua biaya yang di keluarkan oleh perusahaan dan Anda 
dapat menemukan cara yang tepat   untuk Anda lakukan agar bisa menekan biaya 
pengeluaran  dan keluar dari permasalahan keuangan.

Tahukah Anda untuk saat ini ingin bekerja atau berkarier di bidang bisnis jasa hospitality 
( perusahaan  perhotelan ) jalannya sangat terbuka lebar, dengan banyak berdirinya 
Hotel - Hotel baru dari berbagai  brand / group bisnis  adalah pintu utama untuk menuju 
kesuksesan Anda. 

Dengan mau belajar Cost Control dari sekarang  maka Anda akan mendapatkan 
karier  yang cocok sesuai dengan apa yang Anda  inginkan.

Ada sebagian orang ingin cepat - cepat menjadi seorang Cost Control  namun tidak mengerti 
dasar - dasar ilmu yang akan di terapkan. namun sekarang tidak lagi karena semuanya
bisa didapatkan ketika Anda mau belajar Cost Control  dari awal.   

Anda bisa mencoba belajar dari dasar  tentang  Job description    serta  tugas 
& tanggung     jawab Seorang Cost Control, semua itu bisa dijadikan awal untuk
memulai belajar Cost Control dengan benar.

Saya sendiri awalnya juga sama harus belajar Cost Control  kepada orang lain,
dari belajar itulah membuat saya tahu bagaimana cara Menghitung, Mengontrol dan
Menganlisa  semua Biaya yang di keluarkan oleh perusahaan  khususnya perusahaan 
jasa Perhotelan.

Artinya Belajar  Cost Control yang sudah kita lakukan tidak menjadi sia-sia. 
Contohnya saja, ketika kita di minta untuk menghitung total biaya yang di keluarkan dan 
membandingkannya dengan Revenue atau pendapatan yang di terima, 

Awalnya mungkin pusing dan bingung, tapi  nantinya akan terbiasa dan secara tidak langsung Anda akan mempunyai keahlian / skill  COST ANALYSIS  karena inilah 
point yang penting dari seorang Cost Controller.

Ini adalah cara mudah untuk mendapatkan kesempatan.. ?  Jadi jangan tunda 
untuk belajar Cost Control sekarang juga,  Dengan pembelajaran Cara Cepat 
Menjadi Cost Controller, Anda bisa  gunakan kesempatan ini  untuk belajar Cost Control 
secara benar,   dan  saya akan memberikan panduan  menjadi seorang Cost  Control 
untuk  Anda pelajari dan Anda praktekan di perusahaan Anda.

Intinya dengan belajar Cost Control  ini, saya BERHARAP ANDA BISA  MENJADI SEORANG COST CONTROLLER  di perusahaan Anda,   SEGERA...!




Salam Sukses


Saturday, April 9, 2016

4 Hal Yang Membuat Cost Control Gagal






Job Description Cost Controller yang Gagal

Ada 4 hal yang harus di lakukan secara rutin dan harus di hindari supaya tidak membuat tugas dan tanggung jawab Anda sebagai Cost Controller terhambat, apa saja  ke empat hal tersebut...? mari akan saya jelaskan selengkapnya  :
  1. Menunda Nunda Checking & Control  Daily Receiving Report : ada kalanya pada saat data postingan masih sedikit kita akan membiarkan file file seperti  Daily Receiving Report yang di buat oleh Receiving yang seharusnya di check tetapi di biarkan sampai menumpuk sehingga pada akhirnya pada saat terjadi kesalahan harga, quantity yang tidak sesuai dengan Purchase order  ( PO ) tidak bisa di koreksi dengan cepat karena  barang sudah di terima dan sudah terpakai, jadi tidak bisa lagi untuk di retur atau di kembalikan ke supplier, untuk itu jangan sekali - kali membiarkan pekerjaan Anda menumpuk agar tidak ada masalah di kemudian hari.
  2. Tidak Melakukan Check Random / Inventory Berkala : sebagai seorang Cost Controller Anda harus melakukan yang namanya Check Random / Inventory secara berkala baik untuk General store maupun Outlet store, kegiatan ini bisa di lakukan 1 minggu sekali atau 10 hari sekali, atau sesuai dengan kebutuhan Anda,  proses ini perlu di jalankan untuk mengetahui keadaan stock barang yang ada di general store dan outlet store, agar apabila terjadi selisih barang antara fisik dengan stock card atau fisik barang dengan Sistem Inventory akan mudah di ketahui dan di koreksi secepatnya.
  3. Tidak Pernah Melakukan Market Survey : tujuan dari Market Survey  adalah untuk mengetahui harga barang - barang yang sesungguhnya yang ada di pasaran seperti harga sayuran dan buah - buahan,  untuk itu Anda sebagai Cost control jangan  terlalu berpatokan kepada harga Price list yang di buat oleh supplier atau tidak mengetahui harga sesungguhnya di pasaran, dengan adanya market survey maka harga dari supplier yang tidak sesuai atau melebihi jauh dari harga yang ada di pasar bisa cepatAnda  koreksi price list nya dan minta kepada supplier tersebut supaya mengikuti harga pasar, ( jangan terlalu tinggi mengambil untung )   
  4. Tidak Pernah Membandingkan   Harga Dasar  Produk ( at Cost ) dengan Harga Jual Produk ( Selling Price ) : sebagai cost control di haruskan untuk mengecek harga jual produk yang sudah jadi dan bandingkan dengan harga dasar produk tersebut, kadang yang sering terjadi harga jual produk tidak sebanding dengan harga dasar barang tersebut. 
Misalnya : harga barang Beef Oktail  = Rp. 125,000 / kg  sedangkan harga jual Oxtail soup per porsi = Rp. 80.000 / porsi,  dengan budegt cost 30 %, maka harga ini tidak standar  sehingga membuat cost tinggi.

Cara menghitung Cost Recipe :

= 1 porsi sop buntut adalah 330 gr, jadi untuk 1 kg beef oxtail adalah kurang lebih 3 porsi ( 1000 / 330 = 3.03 porsi )
=  1 porsi harga jual =  Rp 80.000, sedangkan harga dasarnya = Rp.125.000 / 3 =  Rp.41.254,
=    41.254  / 80.000 = 51.56 %  budget cost 30 %  ( Over budget cost )

Harga jual standar sesuai dengan  budget cost  30 %  adalah Rp. 137.500 / Porsi

Kesimpulannya adalah semua pekerjaan tadi yang sudah di jelaskan harus selalu rutin di cek dan di jalankan agar tidak terjadi masalah bagi Anda di kemudian hari, intimya jangan menunda - nunda pekerjaan dan menganggap mudah semua pekerjaan tersebut, semakin Anda kritis dan selalu menganalisa semua masalah yang berhubungan dengan  biaya perusahaan, maka akan semakin berkualitas pekerjaan Anda. 

Semoga bermanfaat dan sukses selalu...

Friday, April 1, 2016

Hotel Pre Opening Checklist

Business Plan Hotel  :

Business Plan Hotel & Restaurant

Download Hotel Pre Opening Checklist


  • Admin & General
  • Financial Plan
  • IT & Systems
  • Legal Compliance
  • Marketing Plan
  • F&B Plan
  • Housekeeping Plan
  • Risk & Management
  • Staffing