Saturday, March 25, 2017

Cara Menjawab Interview Kerja

cara menjawab interview kerja

Cara Menjawab Interview  Kerja


Pada saat memasuki sesi interview bagi seorang pencari kerja tentunya sudah menjadi babak yang membahagiakan sebab tidak semua orang bisa sampai ke tahapan ini, artinya, bila rekan - rekan sudah sampai pada tahapan ini, maka sangat penting bagi rekan - rekan akan menjaga sebaik-baiknya kesempatan yang ada ini, karena bagi mereka yang masih baru pertama kali melakukan interview, tentunya ini akan menjadi masalah yang sangat menegangkan.




Ketahui bagaimana tips dan cara menghadapi interview saat kerja, supaya rekan - rekan bisa sukses diterima di tempat kerja yang di impikan tersebut.

Ada banyak pertanyaan sulit yang diberikan pada saat setiap kali interview kerja, banyak orang akhirnya gagal karena tak tau jawaban yang harus diberikan, berikut ini ada beberapa pertanyaan dari pihak perusahaan yang dianggap paling sulit dan harus di jawab oleh rekan - rekan, seperti :

1,Beritahukan kami mengenai diri Anda..!

Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu akan menjawabnya. Berikan jawaban yang meliputi empat subjek : tahun-tahun terakhir kerja, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir.

Jika rekan - rekan ingin mendapatkan rahasia pertanyaan dan Cara Menjawab Interview Kerja yang biasa diajukan pada saat Tes interview Kerja, silakan  KLIK DISINI.

2. Apa yang Anda ketahui mengenai perusahaan kami ?

Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, rekan - rekan diharapkan mampu memfokuskan jawaban kepada produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, gaya managemen, orang-orang, sejarah, dan filosofi perusahaan ybs.

Berikan jawaban yang memberitahu interviewer  bahwa rekan - rekan meluangkan waktu mencari tahu mengenai perusahaan tersebut, namun jangan beraksi berlebihan sebagaimana rekan - rekan tahu segalanya mengenai perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak mengenai perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban yang negatif tentang perusahaan tsb.

Tekankan keunggulan perusahaan dan minat rekan - rekan terhadap pekerjaan  tersebut. apa yang dapat rekan - rekan berikan saat kami (yang orang lain tidak bisa beri)

Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang rekan - rekan telah capai. sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian, gabungkan dengan sejarah rekan - rekan pada saat mencapai pekerjaan tsb.

Jelaskan  kemampuan ( Skill )  rekan - rekan dalam menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah, dan apa yang paling menarik menurut rekan - rekan dari pekerjaan ini serta sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang  hendak di ambil

3. Mengapa kami harus merekrut Anda..?

Sebutkan saja kemampuan rekan - rekan yang mampu mendukung perusahaan tersebut, berikan jawaban yang berkisar saat oportunitas apabila bisa bergabung dengan perusahaan. informasikan kepada  interviewer kalau rekan - rekan ingin memberikan kontribusi dan dikenali. jangan lupa hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.

4. Apa posisi yang Anda inginkan..?

Berikan jawaban yang singkat dan berkisar mengenai tugas dan kewajiban dari posisi yang di lamar serta pastikan rekan - rekan mengerti posisi tersebut sebelum  hendak menjawabnya,

5.Berapa lama waktu yang Anda butuhkan dalam memberikan kontribusi berarti bagi kami..?

Beri jawaban yang realistis, beritahukan kepada interviewer bahwa rekan - rekan akan berusaha mengatasi segala tantangan dan membutuhkan waktu supaya benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.

6.Dari resume ( CV )  kami rasa Anda sudah berpengalaman akan posisi ini. Bagaimana pendapat Anda..?

Ini pertanyaan jebakan. rekan - rekan diharapkan tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan rekan - rekan. cara terbaik menanganinya adalah dengan menjawab bahwa rekan - rekan butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.

7. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan / perusahaan sebelumnya?

Sebaiknya jawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal tersebut karena rekan - rekan dipecat. namun yang perlu diperhatikan sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. karena interviewer  mungkin akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai rekan - rekan terbawa emosi.

8. Apa pendapat Anda  mengenai bos Anda di perusahaan sebelumnya?

Ini juga pertanyaan yang harus rekan - rekan jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin jawablah pertanyaan ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa  Anda akan membicarakan hal-hal buruk mengenai dia sebagaimana apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.

Dapatkan daftar rahasia pertanyaan dan panduan Cara Menjawab Interview Kerja, yang biasa digunakan saat Tes interview Kerja,  

9.Berapa gaji yang Anda minta..?


cara menjawab interview kerja
Cara Menjawab Salary Yang Diminta

Ini pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan menyebutkan angka kisaran yang rekan - rekan yakin merupakan gaji yang pantas, jika rekan - rekan diberi pertanyaan ini dari awal interview, sebaiknya rekan - rekan mengelaknya dengan mengatakan ingin lebih dahuku mengetahui seberapa banyak tanggung jawab yang akan rekan - rekan pegang apabila diterima diperusahaan tersebut.

Demikian sebagian ulasan dari cara menjawab pertanyaan- pertanyaan ketika menghadapi interview kerja, mudah - mudahan dapat bermanfaat dan memberikan rekomendasi bagi rekan - rekan yang sedang mencari pekerjaan ( persiapan interview  ) semoga sukses.....!

Wednesday, March 8, 2017

Cara Belajar Cost Controller





Apakah Anda sulit fokus dalam Belajar Cost controller?
Apakah Anda belum mengerti bagaimana Cara Belajar Cost Controller ?
Apakah Anda belum juga mendapatkan pekerjaan Cost Controller seperti yang diinginkan?

Jika jawaban semua pertanyaan di atas adalah “Ya, belum”, berarti Anda perlu mengetahui lebih lanjut Cara  PENGULANGAN dalam Belajar cost controller.


PENGARUH POSITIF DAN NEGATIF DALAM PENGULANGAN 

Pengulangan mempunyai efek positif dan negatif jika diterapkan pada 2 hal yg berbeda.Jika Anda melakukan proses pengulangan dalam pembelajaran, maka hasilnya akan berdampak positif terhadap hasil. dan Jika Anda melakukan proses pengulangan pada kata-kata negatif, maka akan berdampak negatif pada hasil.

Apa contoh pengulangan negatif tsb?
“Saya orangnya lambat pak, jadi gak mungkin bisa menguasai materi Belajar Cost Controller!’
“Saya pengen banget jadi cost controller, tapi apalah daya, karena Saya lulusan SMA, belum punya keberanian,untuk maju”.
“Saya jadi malas melamar cost controller lagi Pak karena  Saya gak pernah di panggil dan di interview oleh perusahaan yang saya lamar..!”.

cara belajar cost controller
Rahasia Diterma Kerja


Tanpa disadari, efek pengulangan dg kata-kata negatif yg di lakukan di atas akan membekas di pikiran bawah sadar. selanjutnya pikiran bawah sadar akan memberikan stimulus kepada sel-sel syaraf bahwa diri Anda identik dengan apa yang diucapkan secara negatif tsb.

Jika Anda sering mengatakan orangnya tipenya lambat, ya lambatlah jadinya. Jika Sobat mengatakan orang kecil, maka jadi orang kecillah selamanya. Jika Sobat mengatakan jadi malas, ya tentu pikiran & badan akan malas berusaha…!

Tanpa disadari, jutaan orang di dunia ini menetapkan “takdir” untuk diri sendiri jadi orang yg “kalah” (looser) sebelum berjuang. Apa yg diucapkan akan masuk ke dalam pikiran, dan apa yg ditanam dalam pikiran bawah sadar, maka akan menjadi nasib hidup kita.

Mereka yg meraih sukses dg cepat dalam proses belajarnya adalah orang-orang yg sedikit bicara & banyak bekerja. Mereka tipe orang yg jarang sekali berbicara negatif. Kalaupun pernah berbicara negatif, segera mereka tutup kalimatnya dg nada positif.

“Pak, ternyata banyak juga yah prosesnya untuk menjadi seorang cost controller, Saya gak mungkin bisa mencapai karier tersebut. Tapi, dengan sering berlatih & belajar, Insya Allah Saya yakin pasti bisa juga mendapatkan posisi tersebut…!”

Kata negatif gak mungkin sudah ditutup dg kata positif dengan sering berlatih & belajar.

Kata-kata negatif kurang semangat, jadi malas, dalam konteks ini akan menjadi pembunuh semangat Sobat sendiri.Jika kebiasaan bicara negatif tersebut sering Anda ucapkan setiap hari, bahkan menjadi kalimat pengulangan ketika ada masalah, maka Anda akan menanggung sendiri resiko kekecewaan dalam hidup.  seperti hidup selalu tidak puas, merasa diri tidak beruntung, tidak bersyukur ketika dapat rejeki kecil maupun besar maka  kualitas hidup Anda akan menurun.

Nah, itulah contoh sederhana efek pengulangan secara negatif jika kita sering mengucapkan kata-kata negatif.

Selanjutnya yg akan kita bahas lebih dalam adalah, bagaimana efek positif pengulangan dalam belajar Cost controller yg bersumber dari kebiasaan positif

Proses Pengulangan adalah Salah Satu Metode Belajar yg Disarankan, karena saya bukan berasal dari background bidang pendidikan, maka ada baiknya saya sajikan literatur hasil penelitian & pembahasan orang yg memang ahli di bidang pendidikan.

Menurut Pelajaran Sekolah, Pengulangan adalah salah satu dari 7 Prinsip -Prinsip Belajar. Ketujuh Prinsip belajar tersebut adalah :

~Perhatian dan Motivasi.

~Keaktifan.

~Keterlibatan langsung/Berpengalaman.

~Pengulangan.

~Tantangan.

~Balikan dan Penguatan.

~Perbedaan Individual.

Ada 3 Teori Psikologi dalam Prinsip Pengulangan :
*1. Teori Psikologi Daya.

Teori ini menerangkan bahwa belajar merupakan bentuk melatih daya-daya yang ada pada manusia, yang terdiri atas daya mengamat, daya mengingat, daya menanggap, daya mengkhayal, dan daya berpikir sebagai bentuk dari pengulangan.

Dengan melakukan pengulangan, maka Daya-Daya tersebut akan semakin berkembang dan daya yang dilatih dengan adanya pengulangan akan menjadi sempurna.

Teori tersebut dapat diibaratkan dengan sebuah pisau yang selalu diasah, semakin lama akan semakin tajam.

*2. Teori Psikologi Asosiasi.

Dalam hukum belajar “Law of Exercise”, dikemukakan bahwa belajar adalah pembentukan hubungan antara stimulus dan respons, dan pengulangan terhadap pengalaman-pengalaman itu akan memperbesar peluang timbulnya respon yang benar.

Menurut Teori Belajar Thorndike (Koneksionisme), belajar adalah sebagai suatu usaha memecahkan problem. Dalam belajar, ada hukum law of effect, law of exercise dan law of readiness.

Law of exercise, menyatakan bahwa respons terhadap stimulus dapat diperkuat dengan seringnya respon itu dipergunakan. Hal ini menghasilkan implikasi bahwa praktek, khususnya pengulangan dalam pengajaran adalah penting dilakukan untuk mempercepat proses keberhasilan.

*3. Teori Psikologis Conditioning.

Teori ini merupakan perkembangan dari Teori Koneksionisme yang menekankan pentingnya pengulangan dalam belajar. Tori ini mengemukakan bahwa belajar merupakan pembentukan hubungan stimulus dan respon, sehingga pada Konsep Psikologis Conditioning, respons akan muncul bukan karena stimulus, tapi karena stimulus yang dikondisikan. 

Dari ketiga teori diatas, dapat disimpulkan bahwa prinsip Pengulangan dalam belajar sangat penting. Karena Pengulangan bisa memperlancar hubungan antara stimulus & respon.

Stimulus adalah sesuatu yg kita berikan kepada sel-sel syaraf yg terlibat dalam proses belajar, sedangkan respon adalah tindakan yg dihasilkan dari stimulus yg diberikan.

Salah satu metode yang menerapakan bentuk belajar dengan prinsip pengulangan adalah Metode Drill dan Metode Stereotyping.

Untuk Metode Drill, Saya menemukan referensinya cukup jelas di internet. Namun untuk Metode Stereotyping, Saya hanya menemukan penjelasan pengertiannya di Wikipedia.

Metode Pembelajaran Drill. 

Metode Drill adalah Metode Pengulangan dalam pengajaran dengan melatih peserta didik terhadap bahan yang sudah diajarkan/diberikan, agar memiliki ketangkasan atau keterampilan dari apa yang telah dipelajari (Sudjana, 1995:86).

Dalam situs Kajian Pustaka, ada beberapa tujuan penggunaan Metode Drill dalam belajar.

Tujuan Penggunaan Metode Drill

Adapun tujuan penggunaan Metode Drill adalah diharapkan agar siswa dapat :

*1. Memiliki keterampilan moroeis/gerak, misalnya menghafal kata-kata, menulis, mempergunakan alat, membuat suatu bentuk, atau melaksanakan gerak dalam olah raga.

*2. Mengembangkan kecakapan intelek, seperti mengalikan, membagikan, menjumlah, tanda baca, dll.

*3. Memiliki kemampuan menghubungkan antara suatu keadaan, misalnya hubungan sebab akibat : banyak hujan maka akan terjadi banjir, drum yg dipukul akan menimbulkan bunyi, dll.

*4. Dapat menggunakan daya pikirnya yang makin lama makin bertambah baik, karena dengan pengajaran yang baik maka anak didik akan menjadi lebih baik, teratur dan lebih teliti dalam mendorong ingatannya.

*5. Bertambahnya pengetahuan anak didik dari berbagai segi dan anak didik tersebut akan memperoleh pemahaman yang lebih baik dan lebih mendalam.

Aplikasi Metode Pengulangan Belajar dalam Belajar cost controller.

Jika Anda sudah paham pentingnya manfaat Pengulangan dalam proses belajar, mulai sekarang fokuslah mengulang-ngulang suatu materi yg sudah didapat sampai mahir.

Bukan dengan menambah ilmu baru tapi jarang diulang-ulang…!

Kebanyakan dari kita (termasuk Saya dahulu), selalu menambah ilmu baru tanpa rajin mengulang-ulang materi yg sama. Pengetahuannya saja yg banyak, namun keahliannya kurang karena sedikit praktek.

Suatu materi Belajar cost controller yg dibaca & dipraktekkan berulang-ulang akan menghasilkan KEAHLIAN bagi Pelakunya…!

Sebaliknya, terlalu banyak materi yg dibaca namun jarang dipraktekkan, maka akan menghasilkan kelelahan otak bagi pelakunya.

Itulah sebabnya kita banyak menemukan orang-orang yg merasa gagal dalam mempelajari ilmu yang ditekuninya, salah satunya karena tidak mempraktekkan Prinsip Pengulangan dalam belajar…!

Sebagai contoh seorang Receiving menunda - nunda atau malas  membuat Daily Receiving Record padahal hal itu sangat penting sekali pada pekerjaan Cost Control.

Seorang  Storekeepr malas memposting Store requestion di system  atau tidak bisa  mengelola barang - barang di store seperti system FIFO, yang akhirnya stock barang menjadi berantakan

Seorang Cost Controller malas atau tidak mau membuat Daily flash Cost Report  karena merassa pusing atau tidak mengerti cara Membuat Daily flash Cost yang Benar dan Cepat.

cara belajar cost controller
laporan cost controller


Itulah contoh akibat kita tidak mau melakukan  Pengulangan dalam belajar Cost Controller.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sobat yg mau terus belajar, dan bisa menjadi pendorong untuk Belajar Fokus dalam mengulang-ngulang materi yg sudah didapatkan…serta dengan berpikir secara positif mudah - mudahan bisa berhasil mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan...


Thursday, February 16, 2017

Cara Menekan Cost Engineering


Pada kesempatan ini saya akan share Cara Menekan Cost Engineering Departemnt, sebagaimana kita ketahui bahwa departement engineering  selalu order atau request barang - barang untuk me maintenance gedung dan mesin -mesin yang ada di hotel, karena banyaknya jenis barang - barang yang di gunakan sehingga akan menimbulkan kesulitan bagi cost control dalam mengontrol atau  menekan cost nya.

Untuk itu dalam menekan biaya / cost engineering ini supaya dapat terkontrol pemakiannya  maka saya menggunakan cara pengelompokan barang berdasarkan kepada Disposable Item  ( barang - barang yang habis di pakai ) dan Non Disposable Item ( barang - barang yang tidak habis setelah di pakai )

Caranya adalah sebagai berikut :

1. Engineering Purchase yaitu mencatat semua data pembelian barang  - barang untuk engineering yang bersipat langsung di bebankan biayanya kepada departement Engineering,  seperti  : Maintenance Supply, Electric & Mechanic, Building, Plumbing, Bulb, Painting, Ac & refrigerator dsb, kemudian pisahkan semua pembelian barang - barang terseburt berdasarkan kepada barang yang habis dipakai ( disposable )  seperti : Semen, pasir, Cat, Chlorine, gypsum, dll.  selanjutnya pisahkan juga barang - barang  yang tidak habis dipakai ( Non disposable ) seperti : Lampu, van belt, elbow, steker, stop kontak, barang elektrik & Mekanik,  dsb.


2. Engineering Store Usage yaitu barang - barang engineering yang di simpan di store engineering yang setiap bulan di inventory oleh cost control,  biasanya setiap akhir bulan kita akan mengetahui jumlah pemakaian barang - barang yang ada di store engineering, apabila sudah di rekonsiliasi, seperti ini.

Beginning Store   +    Purchase    -   Ending Inventory  =  Consumption   

Dari data rekonsel tersebut akan di ketahui  data awal  +  pembelian - sisa barang yang ada di store maka hasilnya adalah total pemakaian  serta jenis barang - barang yang dipakai, selanjutnya setelah diketahui total serta jenis barangnya maka pisahkan kembali barang - barang tersebut kedalam Disposable Item dan Non Disposable Item, 

Lihat contoh : Tabel Engineering Store

3. Setelah dikelompokan dan di ketahui jumlahnya maka selanjutnya yang dilakukan oleh cost contrrol adalah meminta barang - barang bekas  yang tidak habis dipakai ( Non Disposable Item ) kepada departemen Engineering, 

Karena menurut perhitungan sudah seharusnya barang - barang  yang dipakai untuk penggantian sudah ada dan disimpan barang bekasnya, kecuali barang - barang tersebut digunakan sebagai penambahan atau pasang baru atau projek baru  maka cost control tidak perlu memintanya asalkan pihak engineering menjelaskan alasan pemakaian serta tempat barang - barang tersebut diguanakan, hal ini akan menjadikan bukti bahwa barang tersebut di oredr dan  digunakan untuk  operasional perusahaan.

Dengan Cara Menekan Cost Engineering seperti ini seorang cost control akan mudah mengontrol dan menekan biaya pemakian barang - barang engineering setiap bulannya, karena setiap bulan pihak engineering harus menyiapkan barang - barang bekas  ( Non Disposabel Item )  yang mereka order dan digunakan dan cost control harus berusaha mengingatkan dan meminta semua barang Non Disposable tersebut.

Cara Menekan Cost Engineering ini terbukti efektif untuk menekan cost pembelian dan penggunaan barang - barang yang biasa di oredr oleh setiap departemen, maka  cara ini bisa Anda gunakan atau terapkan kepada departemen lainnya, ketika order barang - barang store ( store Requestion ) seperti barang - barang alat tulis kantor yang sipatnya tidak habis digunakan  contohnya : ballpoint, Stapler, Punch holder dsb, pada saat mereka order maka cost control harus meminta barang - barang bekasnya dengan tujuan supaya mereka tidak asal order,  sehingga dengan cara tersebut  cost control akan mudah mengontrol dan menekan biayanya.

Banyak perusahaan jasa perhotelan dimana cost control nya menggunakan Cara Menekan Cost Engineering seperti ini dengan tujuan memudahkan pengawasan terhadap biaya pembelian dan pemakaian barang - barang material oleh departement lain.

Harapan saya semoga content belajar cost control tentang  cara menekan cost engineering ini dapat bermanfaat dan dapat dijalankan oleh rekan - rekan cost control  sebagai fungsi pengawasan biaya di perusahaan Anda...good luck...!

    
Saturday, November 19, 2016

5 Cara Koreksi Inventory Untuk Hotel





Proses Inventory

5 Cara Koreksi Inventory Hotel
Prepare Inventory

Kegiatan rutin sebagai cost control pada saat akhir bulan adalah menjalankan Inventory, tahapan proses inventory yang biasa di lakukan untuk Perusahaan jasa perhotelan  adalah sbb :
1.Tentukan terlebih dahulu area store dan outlet yang akan di inventory ( Food store, Beverage Store, General store ) serta store - store yang ada di outlet  yang terkait dengan proses inventory seperti : Kitchen, Housekeeping, Laundry dan Engineering
2.Menyediakan form blank  /  formulir kosong yang berisi daftar nama barang - barang yang akan di inventory dengan Quantity yang di kosongkan yang datanya diambil dari system sesuai dengan produk barang masing - masing
3. Pada saat proses inventory berlangsung schedule pengambilan barang ( Store Requestion ) di tiadakan supaya tidak mengganggu jalannya penghitungan barang ( Inventory )

4. Setelah proses inventory di lakukan dan di sudah di peroleh hasil datanya maka selanjutnya di posting di system.

Inventory Control

5 cara koreksi inventory hotel
5 Cara Koreksi Inventory 

Berdasarkan pengalaman yang saya alami pada saat menjalankan proses inventory selalu terjadi kesalahan - kesalahan yang menghambat jalannya inventory, biasanya kesalahan tersebut di sebabkan oleh dua faktor yaitu faktor yang terjadi sebelum inventory misalnya :
  • Storekeeper salah posting di stock card dan di system pada saat proses keluar masuk barang
  • Storekeeper salah posting penghitungan atau  penjumlahan barang di stock card
  • Receiving Salah posting di Daily Receiving Report  
Dan Faktor yang terjadi setelah Inventory misalnya :
  • Posting Daily Receiving Report dan Store Requestion setelah proses inventory  
  • Posting alokasi barang ( Chart Of Account ) yang salah pada saat input hasil invntory ke system 
  • Hasil rekonsel inventory yang salah antara Begining + Purchase - Consume = Ending
Dari kedua faktor di atas kita bisa simpulkan bahwa kesalahan - kesalahan hasil inventory tersebut bisa di koreksi dengan benar asalkan kita mengetahui caranya, yaitu sbb :

Ada 5 Cara Koreksi Inventory untuk perusahaan jasa Perhotelan :
  1. Pastikan storekeeper input keluar masuk barang  di stock card secara daily dengan benar yaitu  dengan cara Cost control mengecek store secara terjadwal dan pastikan fisik barang dan data di stock card serta di system balance, sehingga apabila ada kesalahan bisa langsung di koreksi  
  2. Sebelum Inventory pastikan dan cek kembali data pembelian barang ( Nama, jenis dan Quantity barang ) di  Daily Receiving record yang di posting oleh Receiving harus benar sesuai dengan Purchase Requestion dan Purchase Order dan apabila ada kesalahan bisa di koreksi atau di Return to Vendor ( di kembalikan ke Vendor ) dan di ganti dengan yang benar
  3. Pastikan kepada Storekeeper  dan Receiving supaya tidak melakukan posting keluar masuk barang pada saat proses inventory oleh Cost control, apabila ada  keperluan yang bersipat urgent dari Outlet atau Departement yang bersangkutan untuk request barang segera informasikan ke Cost Control  supaya data inventory bisa di revisi
  4. Pada saat Cost Control input data hasil inventory ke system pastikan Alokasi barang / Chart Of Account ( COA ) harus benar supaya tidak ada kesalahan di General Ledger, usahakan Cost Control menghapal atau mempunyai daftar COA
  5. Yang terakhir pastikan kembali data rekonsel barang harus benar antara data awal + Pembelian di kurangi Pemakian dan hasil akhir data barang ( Ending Store ) harus balance jangan sampai terjadi data ending store  minus   
5 Cara Koreksi Inventory ini bisa di lakukan oleh Cost control beserta Storekeeper dan Receiving secara kontinue supaya pada saat proses inventory berlangsung semuanya berjalan dengan mudah, cepat dan benar.
Semoga kontent tentang 5 Cara Koreksi Inventory untuk Hotel ini bermanfaat bagi rekan - rekan Cost Control yang mengalami masalah pada saat inventory berlangsung dan setelah membaca blog ini Anda bisa mengoreksi kesalahan - kesalahan yang terjadi pada saat inventory sehingga hasilnya menjadi benar

Baca Juga cara belajar System Inventroy Excel

Sukses bagi Anda yang mau belajar.....Thankss....


Saturday, November 5, 2016

Cara Pemesanan dan Pembelian Barang Untuk Hotel



Cara Membuat Purchase Requestion dan Purchase Order

Setelah kita menjalankan inventory akhir bulan, saya harap semoga hasil inventorynya memuaskan, mudah-mudahan  kita bisa meminimalisir kesalahan  dengan cara yang sudah saya jelaskan di konten blog sebelumnya yaitu 5 Cara Koreksi Inventory Untuk Hotel, untuk selanjutnya kita akan membahas prosedur atau Cara Pemesanan dan Pembelian Barang Untuk Hotel, karena biasanya setelah inventory, Stock barang  di store banyak yang kosong  untuk itu  harus segera di order kembali supaya operasional perusahaan bisa  tetap berjalan dengan baik.

Prosedur Pembelian barang untuk perusahaan jasa perhotelan mungkin hampir sama dengan perusahaan lainnya, tetapi yang membedakan disini adalah proses pengajuan dan pembuatannya yang agak berbeda, pada judul sebelumnya saya sudah membahas tentang Prosedur Pemesanan dan Pembelian Barang,  yang menjelaskan tentang cara pembelian barang mulai dari pembuatan Purchase requestion sampai menjadi  Purchase Order.

Pada kesemapatan kali ini, akan dibahas tentang cara - cara atau prosedur pengajuan pembelian barang untuk memenuhi kebutuhan hotel baik secara langsung ( direct order ) atau pemeblian barang - barang yang disimpan di store ( Store item ) yang mungkin belum di ketahui banyak oleh rekan - rekan Store keeper, Cost control atau Purchasing yang masih baru.

Baiklah kita jelaskan prosedur atau cara membuat Purchase Requestion ( PR )  di bawah ini :

1.Menentukan Jenis Barang

Kita kelompokan  barang barang kebutuhan hotel sesuain dengan jenisnya :

  • Material supply ( Produk- Produk Material termasuk Engineering supply ) :
  • Food Supply ( Fruits & Vegetable, Groceries, Meat, fish, poultry, Dairy Product  dsb )
  • Beverage supply  ( Mineral water , Soft drink, Beer & Alcohol )

2. Siapa saja yang bisa mengajukan atau Membuat Purchase Requestion ( PR )
   
Storekeeper  : sesuai dengan job desc nya seorang store keeper harus mampu mengatur stock barang yang ada di store ( Food, Beverage & Material ) sehingga jika stock barang kosong, storekeeper bisa mengajukan Form Purchase Requestion ( PR ) kepada Purchasing dengan terlebih dahulu di setujui oleh Cost Controller atau Financial Controller

Outlet /  Departement : Selain Storekeeper, Outlet atau departement lain juga bisa mengajukan Purchase Requestion yang tentunya barang yang di order adalah barang yang bersipat direct order  ( langsung )  sesuai dengan kebutuhan depertemen mereka

Contoh Formulir Purchase Requestion


Cara pemesanan dan pembelian barang untuk hotel
Purchase Requestion Form


Prosedur atau Cara Pembuatan Purchase Order ( PO )
Setelah selesai pembuatan purchase requestion yang tentunya sudah di setujui oleh dept head masing -masing  maka selanjutnya di serahkan ke bagian purchasing untuk di tindak lanjuti yang nantinya form tersebut akan di buat menjadi Sebuah Form Purchase Order.

Ada beberapa hal yang harus di lakukan oleh bagian purcahsing sebelum menjadikan PR menjadi sebuah PO, yaitu :

  • Mengecek harga barang di pasaran
  • Menentukan Supplier yang berkualitas ( minimal 3 Supplier ) sebagai perbandingan 
  • Menetapkan harga beli yang kompetitif  
  • Memastikan barang datang tepat waktu

Setelah proses tersebut diatas selesai baru purchasing membuat Form Purcahse Order  dan selanjutnya diserahkan kepada Financial Controller dan General Manager untuk di Approvel, selanjutnya PO di fax atau di email kepada supplier terpilih serta di follow up terus sampai barang datang tepat waktu.

Contoh Form Purchase Order

cara pemesanan dan pembelian barang untuk hotel
Purchase Order Form

Selain dari Purchase requestion dan Purchase Order, Cara Pemesanan dan Pembelian Barang Untuk Hotel, bisa  juga melalui pembuatan Market List Order, yang membedakan hanya pada jenis barang yang diorder.

Market list order digunakan untuk pembelian barang - barang direct yang costnya langsung di bebankan ke outlet ybs. biasanya di gunakan oleh bagian kitchen untuk order barang - barang direct food seperti sayur - sayuran dan buah-buahan, dsb.

Demikianlah Cara Pemesanan dan Pembelian Barang Untuk Hotel, semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan Anda.  



Tuesday, October 11, 2016

Lowongan Kerja Cost Control

Lowongan Kerja Cost Controller Hotel 





---------------------------------------------------------------