Sunday, July 26, 2015

Software Inventory Excel


Inventory Control System

Software inventory di dalam bidang Akunting perusahaan jasa Hotel dan Restaurant sangat penting sekali keberadaannya, Sebagai Cost control sangat penting bagi Anda untuk melakukan proses inventory untuk mengetahui stock  atau persediaan barang dan dijadikan sebagai dasar pembuatan laporan keuangan cost control.  

Dalam dunia bisnis perhotelan dan restauran kebutuhan akan laporan Inventory / persediaan dan Laporan Keuangan tidak bisa dipisahkan ( cara membuat laporan keuangan bisa dilihat disini ) karena kedua hal ini merupakan hal penting di dalam perusahaan karena persediaan merupakan Aktiva perusahaan yang paling utama, karena pada umumnya aset atau modal yang dimilki oleh perusahaan lebih banyak berwujud barang, sehingga apabila Anda lemah dalam penghitungan inventroy maka akan memberikan dampak buruk bagi kelangsungan perusahaan.

Sebagai cost control atau pelaku bisnis Anda harus mengerti juga dengan Laporan keuangan,  karena ini juga sangat penting bagi perusahaan, Laporan keuangan yang buruk, tidak tersusun dan tidak tercatat dengan baik akan berdampak pada kondisi keuangan perusahaan dan akan memberikan kerugian bagi perusahaan.

Bagi Anda yang kurang mengerti dengan penghitungan Inventory dan Akuntansi,  sebuah sistem atau software akan membantu bagi Anda dalam penghitungan persediaan dan penyususnan laporan bagi perusahaan,  

Seperti Anda ketahui harga sebuah software untuk Akunting khususnya penghitungan Inventory sangat mahal dan bersipat membership ( tidak bisa di milki ) tapi Anda bisa menggunakan software yang mudah dan gratis yaitu Software atau System Inventory Excel yaitu sistem pengerjaan dan penghitungan Inventory bagi perusahaan hotel dan restarant dengan format excel, sehingga siapapun akan mudah menjalankannya.

Sistem inventory dengan format excel ini biasanya digunakan oleh perusahaan menengah ke bawah karena harganya sangat murah dan mudah di jalankan, software ini berisi cara penghitungan masuk dan keluarnya barang dari Supplier ke Store dan dari Store ke Outlet store serta dilengkapi dengan Template Journal Rekonsel  sehingga akan mudah diketahui Cost persentasenya pada akhir periode.

Software Inventory

Jika Anda Sebagai cost control atau pelaku bisnis di minta untuk memilih antara Software Inventory dengan format Excel  atau Cara Membuat Laporan Keuangan, untuk perusahaan anda, Manakah yang Akan Anda Pilih..?  tentu ini pertanyaan yang sulit karena kedua-duanya merupakan hal yang sangat penting bagi pekerjaan dan Bisnis Anda, khususnya perusahaan Anda.

Mari kita bahas satu persatu...!

1. Software Inventory untuk perusahaan jasa Hotel dan Restaurant
Dalam sebuah perusahaan hotel dan restaurant  persediaan merupakan barang yang di beli untuk diolah dan dijual kembali kepada konsumen atau pengunjung hotel dan restaurtant, untuk perusahaan yang mengutamakan pengelolaan inventory atau persediaan maka software Inventory sangat wajib digunakan untuk mengelola stock barang yang merupakan aset perusahaan, dengan adanya penggunaan software inventory tentunya inventroy control management akan lebih terkontrol dengan baik.

2. Panduan Cara Membuat Laporan Keuangan
Dengan mengetahui cara membuat laporan keuangan yang disertai dengan cara pembuatan  Neraca ( Balance Sheet ) Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal dan Alur Cash ( Cash flow ) serta laporan lainnya yang dibutuhkan perusahaan, maka Anda tidak saja bisa mengontrol posisi persediaan tetapi juga Anda akan mampu membuat dan menentukan Laporan keuangan perusahaan dengan benar.

Beberapa manfaat menggunakan Software Inventory dan Mengetahui Cara Pembuatan Laporan Keuangan : 
  • Mudah di pelajari dan digunakan karena di sajikan dalam format Excel
  • Harganya ada yang gratis tapi saya sarankan Anda menggunakan Software Inventory yang berbayar
  • Disesuaikan dengan bisnis perusahaan ( Hotel dan Restaurant )
  • Lengkap disajikan dengan Template Journal rekonsel Cost control
  • Mudah disesuaikan dengan keperluan bisnis Anda 
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa Software Inventory Excel dan Cara Membuat Laporan Keuangan sangat penting peranannya bagi proses pekerjaan Anda di dunia Akunting dan berpengaruh pada keberhasilan perusahaan Anda.
Friday, July 10, 2015

Biaya Produksi ( Production Cost )

Pengertian Biaya Produksi

Di dalam ilmu Manajemen akuntansi  dan Akuntansi Biaya ( Cost Accounting ) yang dimaksud dengan Biaya Produksi adalah  bahan baku langsung, tenaga kerja langsung dan biaya overhead manufaktur yang digunakan untuk memproduksi suatu produk menjadi barang jadi, dalam arti lain biaya produksi juga sering disebut sebagai biaya persediaan dari produsen atau biaya yang terjadi di perusahaan

Jenis - Jenis Biaya Produksi

Biaya produksi terbagi ke dalam beberapa jenis seperti Biaya Produksi Langsung ( bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung ) karena ke dua jenis biaya ini sangat mudah untuk di hitung dan ditelusuri biaya produksinya dan Biaya Produksi Tidak Langsung ( Biaya Overhead ) atau biaya operasional perusahaan

Dalam dunia bisnis jasa Perhotelan dan Restauran, persaingan pelayanan ( service ) semakin intens karena para pelanggan menuntut service yang lebih memuaskan oleh karena itu pihak manajemen tidak hanya memperhatikan biaya overhead atau operasianal saja  tetapi juga harus lebih memperhatikan biaya tenaga kerja  langsung yang fungsinya memberikan pelayanan yang memuaskan  kepada para pelanggan  ( customer ) sehingga akan meningkatkan pendapatan perusahaan.

Cara Menghitung Harga Pokok  Produksi

Cara menghitung biaya produksi  atau harga jual produksi  sudah dibahas dalam kesempatan sebelumnya dan yang harus diperhatikan dalam menentukan biaya produksi adalah :
  1. Bahan langsung ( barang - barang yang akan di produksi )
  2. Tenaga kerja langsung ( Karyawan )
  3. Biaya Overhead atau biaya operasional yang digunakan dalam pembuatan suatu produk    
Penjelasan :

~ Bahan langsung adalah barang - barang yang akan diolah menjadi suatu produk yang akan di jual kepada pelanggan, misalnya (  food & Beverage ), dengan cara menghitung terlebih dahulu harga dasar pembeliaannya  ( at cost )

~ Tenaga Keraj langsung : karyawan yang akan membuat bahan langsuns  menjadi suatu produk yang siap di jual kepada para pelanggan,   pihak perusahaan harus memperhitungtkan beban  gaji / upah dari karyawan  dalam menentukan harga jual produk

~ Biaya overhead atau biaya operasional yang digunakan oleh perusahaan dalam membuat suatu produk ( Listrik, Air, peralatan dan perlengkapan lainnya )

Dari ketiga hal diatas semuanya akan disajikan lengkap  dalam Pembuatan Laporan Keuangan  ( Laporan  Laba Rugi )  secara  jelas yang bertujuan untuk mengetahui tingkat Keuntungan atau Kerugian perusahaan yang di hasilkan dari penjualan produk.







  



Thursday, July 2, 2015

Cost Accounting dan Financial Accounting

Pengertian Cost Accounting dan Financial Accounting

Cost Accounting ( Akuntansi biaya ) dan Financial Accounting ( Akuntansi Keuangan ) merupakan bagian dari ilmu akuntansi  dimana keduanya memberikan informasi yang berguna untuk para pengambil keputusan dalm bidang keuangan  serta  dapat dijadikan sebagai teknik untuk menekan  biaya dan meningkatkan keuntungan perusahaan.
  1. Cost Accounting adalah sebagai penyedia data yang menampilkan tentang  biaya perusahaan secara detail, seperti : Biaya bahan baku, Biaya overhead, Biaya tenaga kerja, Penjualan dan laba bersih.
  2. Financial Accounting menyediakan informasi biaya atas dasar history semua transaksi keungan 

5 Perbedaan Cost Accounting dan Financial Accounting

1. Arti

Cost Accounting : bagian akuntansi yang berfungsi untuk menghitung dan mengendalikan biaya.

Financial Accounting : bagian akuntansi yang berfungsi mencatat transaksi dan Membuat Laporan Keuangan

2. Tujuan  

Cost Accounting bertujuan untuk menghitung setiap unit biaya dengan menggunakan teknik akuntansi biaya

Financial Accounting  tujuannya untuk menyajikan Laporan Keuangan yang benar dan akurat

3. Controlling

Cost Accounting : semua cost dihitung dan di kontrol untuk pengendalian biaya

Financial Accounting : hanya mengontrol pencatatan semua transaksi keuangan dengan benar

4. Pencatatan

Cost Accounting semua pencatatan transaksi menggunakan transaksi yang sebenarnya dan estimasi

Financial Accounting : semua pencatatn menggunakan transaksi yang sebenarnya

5. Siklus operasional

Cost Accounting : pertama yang dihitung adalah biaya bahan baku kemudian biaya tenaga kerja terus biaya bahan langsung selanjutnya menghitung biaya overhead, intinya semuanya akan berkaitan

Financial Accounting : dalam akuntansi  keuangan pertama yang dicatat adalah semua bukti transaksi kemudian mencatat jurnal  dan buku besar  terus masuk ke tahap Pembuatan Laporan Keuangan ( Laba rugi, Perubahan modal, Neraca )  

Demikianlah catatan singkat tentang perbedaan antara Cost Accounting dan Financial Accounting, semoga bermanfaat untuk Anda semuanya.

Bagi Anda yang Mau belajar dan membutuhkan Aplikasi Akuntansi Format Excel,  sekarang sudah tersedia di SINI
Friday, June 26, 2015

Belajar Membuat Laporan Keuangan

Cara Membuat Laporan Keuangan Perusahaan



Saatnya Anda temukan Cara Cepat Membuat Laporan Keuangan Hanya dari depan Komputer Anda...!

*Jurus Cepat Membuat Laporan Keuangan! Dengan Cara Yang Sangat Mudah..., Hanya Jika Anda Tahu Caranya!"

Cara  Cepat Membuat Laporan Keuangan


AKHIRNYA DITEMUKAN...! Cara

 Cepat BAGAIMANA ANDA BISA

 MEMBUAT LAPORAN KEUANGAN

 DENGAN MUDAH DAN PRAKTIS,

SERTA LENGKAP HANYA DENGAN 

PANDUAN BAHASA SEDERHANA  

Sehingga SEMUA ORANG DAPAT 

DENGAN MUDAH MEMBUATNYA !


Dalam panduan ini, Anda akan mengetahui bagaimana cara saya


Membuat LAPORAN KEUANGAN YANG MUDAH DAN CEPAT dalam WAKTU YANG SINGKAT DISERTAI DENGAN CONTOH JENIS-JENIS LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN SKALA PERUSAHAAN


Saya tidak hanya memberikan panduannya saja tapi benar-benar menunjukan Step - Stepnya dengan Siklus Transaksi Laporan Keuangan yang benar Kepada Anda Untuk memudahkan pekerjaan Anda 

Dari Meja Kerja : Kodir jaelani SE
Subjek : Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan Dengan Benar

Hallo Sahabat, Apa kabar semuanya ? Ada berita baik Untuk Anda sekarang ... Laporan Keuangan memang sangat diperlukan bagi Semua Perusahaan karena cara yang paling tepat untuk mengetahui kesehatan sebuah perusahaan adalah dengan melihat laporan keuangannya ...
 

Apakah Anda pernah gagal Melamar Pekerjaan menjadi Accounting Manager / Finance Manager karena pada saat interview TIDAK Mampu Membuat Laporan keuangan..?

Apakah Anda pernah merasa Pusing atau Bingung dalam membuat laporan keuangan sehingga laporan keuangan yang Anda buat disalahkan oleh pimpinan perusahaan Anda..?
Atau Hasil laporan keuangan yang Anda buat menyebabkan kesalahan penilaian dari pihak INVESTOR ATAU KREDITUR sehingga merugikan kepada perusahaan Anda...?
 
Jika keadaanya demikian maka Anda membutuhkan suatu PRODUK yang bisa menjadikan Anda Seorang yang AHLI dan MAMPU MEMBUAT LAPORAN keuangan dengan Cepat dan Benar.
 
Segera miliki Manfaat Produk dari Panduan ebook ini :
  • Dengan Panduan ebook ini Anda akan mengetahui bagaimana cara membuat Laporan Keuangan yang benar
  • Mengetahui semua jenis informasi keuangan yang berhubungan dengan Harta atau Aset perusahaan
  • Contoh membuat laporan keuangan yang lengkap
  • Mengetahui standar Laporan keuangan perusahaan Yang Benar
  • Belajar tentang jenis-jenis Laporan Keuangan
  • Cara membuat Laporan Keuangan berdasarkan skala perusahaan
  • dan masih banyak lagi

    Buku Panduan Ini sangat cocok untuk :
    • Bagi Anda Pemula dan yang masih Awam dengan Laporan Keuangan
    • Pelajar atau Mahasiswa
    • Perusahaan Kecil dan Menengah,Koperasi serta Yayasan
    • Bisnis Perorangan atau Umum
    • Atau Siapa saja Yang Membutuhkan

Ayo tunggu apalagi, pesan sekarang sebelum kehabisan :)

Ingat, segera lakukan pemesanan karena saya akan memberikan bonus khusus  bagi Anda....!


Bonus 1~ Ebook Cara Mengisi SPT dan Cara Penghitungan PPh 21
Cara Menghitung Pajak PPh 21dan Mengisi SPT
Bonus 2~ Ebook cara menghitung Budget Perusahaan
Cara Membuat Budget
Tunggu apa lagi...


Segera pesan sekarang juga... 

 Anda hanya perlu membayar Rp.37.500 saja..


Ingat! Hanya dengan Rp 37.500,- anda sudah dapat memiliki semua produk kami yang ada di website ini.
Lakukan pemesanan sekarang juga...!
Silahkan transfer Rp. 37.500,- ke rekening pengelola :

~ Bank Danamon no rek : 43-63-123, an. Kodir jaelani, Cabang Gunung   Sahari, Jakarta pusat



~ BCA, no rek : 3910002120, an. Kodir jaelani, Cabang Bungur Besar Raya, Jakarta pusat



Format SMS / BBM Konfirmasi Pembayaran :
Sudah Transfer#Nama Anda#Jumlah Transfer#Bank Tujuan Transfer

Kirim ke HP : 0857-2050-1387
PIN BB : 74E15179
Selanjutnya Saya  akan mengirimkan
Link Download + Password Paket Ebook tersebut
Ke Alamat email Anda


" Jika Anda ingin sukses di dalam bidang Pengelolaan Keuangan, mari kita bersama-sama Belajar untuk mencapai puncak kesuksesan..."

Salam Sukses

 

Kodir jaelani SE



P. S. Pesan sekarang juga dan dapatkan harga murah

P.S.S Ada bonus ebook untuk Anda
PESAN SEKARANG JUGA...!HANYA Rp. 37.500,-


Format SMS / BBM Konfirmasi Pembayaran : Sudah Transfer#Nama Anda#Jumlah Transfer#Bank Tujuan Transfer

Kirim ke HP : 0857-2050-1387

PIN BB : 74E15179




Friday, June 12, 2015

Cara Menghitung Guest Room Supplies


Guest Supplies Hotel

Salah satu tugas Cost control adalah menghitung pemakaian barang - barang yang di sediakan di kamar hotel atau di sebut juga denagan Guest amenities atau Guest Room Supplies, barang - barang ini bersipat expense karena costnya dibebankan langsung ke bagian  yang bersangkutan yaitu Departemen Housekeeping,  

Guest Supplies Housekeeping

Yang termasuk kedalam barang - barang Guest Supplies Housekeeping yaitu :

Food : 
  • Sugar white sachet
  • Creamer sachet
  • Coffee Sachet
  • Tea sachet
Beverage :
  • Mineral Water bottle,  kemasan 600 ml atau 330 ml
Material : 
  • Bath Soap
  • Shampoo
  • Shower gell
  • Shower cap
  • Tooth brush
  • Slipper
  • Shaving kit
  • Sanitary bag
  • Pencil
  • Plastic laundry bag
  • Note pad
  • Tissue Roll toilet
  • Tissue Facial box

Cara Menghitung Guest Supplies

Untuk menghitung pemakaian guest room supplies bisa dilakukan dengan cara :
  1. Tentukan stock available guest supplies  yang di display di setiap kamar hotel
  2. Menghitung total occupancy atau total jumlah kamar yang terjual selama periode tertentu ( 1 minggu  atau  1 bulan )
  3. Menghitung total pemakaian / consumption 1 minggu atau 1 bulan
  4. Total pemakaian di bagi dengan total occupancy kamar 
  5. Apabila hasil nilainya antara 0.5 s/d 1.5 artinya jumlah pemakaian guest supplies masih normal
  6. Apabila nilainya diatas 1.5 lebih artinya pemakain guest supplies lebih banyak dibandingkan dengan jumlah occupancy atau cost pemakaiannya tinggi.
Untuk lebih jelas silahkan cek pada gamabar dibawah ini  :

Guest Supplies
Guest Room Supplies Reconciliation
Cara Menganalisa apabila jumlah pemakaian guest room supplies lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penjualan kamar hotel ( Total  Occupancy ) adalah :
  • Tentukan total pemakaian dengan total occupancy setiap minggu supaya lebih mudah untuk dideteksi 
  • Cek perkiraan ( forecast ) tingkat hunian kamar  dibagian front office
  • Tentukan Stock  permintaan dari outlet yaitu dengan membatasi store requesition
  • Buat Guest Room Supplies reconciliation seperti contoh diatas
  • Inventory stock guest supplies yang berada di bagian housekeeping  setiap bulan 
 

 

 


Monday, June 1, 2015

Sistem Pengendalian Internal Cost Control

Sistem Pengendalian Penjualan Food & Beverage

Alat Pengendalian atau Pengawasan ( Controlling )  pada sebuah perusahaan hospitality seperti  Hotel,Restauran, Cafe, Bar dsb, tentunya menggunakan sebuah sistem yang dapat mengontrol pemakaian ( consumption ) atau Penjualan ( Sales ) tentang semua produk yang di jual, sehingga apabila terjadi selisih atau keslahan bisa  diketahui  dengan mudah dan cepat letak permasalahannya.

Banyak jenis Sistem / Software alat  pengendalian internal yang digunakan  oleh sebuah perusahaan tersebut tergantung dari kemampuan keuangan dan kebutuhan dari si pengguna sistem ini, misalnya :
  • Sistem Pengendalian Internal Manual
  • Sistem Pengendalian Internal Semi otomatis
  • Sistem Pengendalian Internal Otomatis

 A. Sistem Pengendalian Internal Manual

Sistem ini yang biasa  digunakan dan umum dipakai oleh perusahaan yang menjual atau menyajikan produk Food & beverage, sistem ini sangat murah dan biasa digunakan oleh perusahaan kecil, meskipun sering terjadi kesalahan oleh faktor manusia tetapi sistem manual ini sangat simple  dan mudah digunakan,  apa  saja yang termasuk dalam sistem pengendalian internal manual ini :

1. Captain Order
Captain order merupakan alat yang digunakan untuk menuliskan pesanan tamu atau konsumen yang akan memesan makanan atau minuman, alat ini hanya berisi nama produk dan jumlah pesanan yang biasanya terdiri dari tiga salinan ( copy )  dimana lembar  pertama yang asli diberikan kepada konsumen dan salinan   kedua diberikan kepada bagian kitchen selanjutnya salinan yang ketiga disimpan oleh bagian kasir  restauran sebagai file, selain itu captain order juga memiliki nomerator sebagai alat control untuk bagian keuangan ( Income Audit atau Cost Control )

2. Bill Guest
Betuknya hampir mirip dengan captain order, tetapi bill guest memupunyai kelebihan dalam hal pencatatan karena selain dari nama dan jumlah orderan yang dipesan didalam bill guest juga terdapat bagian yang bisa digunakan untuk mencatat total Harga, Tax & Service dari sejumlah produk yang di pesan oleh kostumer

3. Banquet Event Order ( BEO ) 
Meskipun fungsinya tidak bisa digunakan untuk mencatat orderan  tetapi BEO bisa digunakan oleh outlet cashier sebagai dasar untuk mengetahui toal pack serta harga yang telah disepakti antara klien dengan bagian sales marketing,  biasanya klien yang menggunakan paket meeting dengan tambahan breakfast, Coffeebreak, Lunch atau Dinner akan tercatat dalam BEO.

B. Sistem Pengendalian Internal Semi Otomatis

Sistem pengendalian Internal ini biasa digunakan oleh perusahaan menengah yang sudah menggunkan alat komputer dalam penghitungan dan pengawasan penjualan produk food & beverage, sistem semi otomatis yang digunakan biasanya kombinasi antara sistem manual dan sistem komputer  seperti  format Excel, dimana semua total penjualan produk di input perhari termasuk ( Nama Produk, harga, Tax dan service ) yang akan disajikan dalam bentuk Daily Revenue Report.

Contoh dari sistem pengendalian Internal semi otomatis yaitu :
1. Daily Inventory
2.Sistem Rekonsiliasi

C. Sistem Pengendalian Internal Otomatis      

Sistem ini digunakan oleh perusahaan menengah ke atas ,proses kerja sistem  otomatis ini sangat terkomputerisasi atau berbentuk software khusus sehingga  semua pencatatan order dari kostumer terkoneksi keseluruh bagian yang berkepentingan dengan proses pengendalian internal seperti  F&B office, Main kitchen, Accounting ( Cost control , Income audit / Revenue Manager ) sehingga datanya menjadi sangat akurat untuk di proses.

Kesimpulan :
Dari semua sistem yang ada semuanya tergantung kepada Sumber daya manusia yang ada, karena dengan ketelitian, dan keterampilan yang memadai sangat penting dalam proses Pengendalian Internal Cost Control khususnya didalam sebuah perusahaan,  Sistem hanyalah alat utntuk memudahkan proses kerja selebihnya yang berperan penting adalah faktor manusia itu sendiri.
 
  

    

 

Friday, May 15, 2015

Manajemen Pembelian

Manajemen Pembelian Dalam Perusahaan Anda

Manajemen pembelian adalah cara mengelola proses pembelian semua barang kebutuhan  untuk perusahaan dengan melibatkan beberapa sumber seperti orang, proses dan sistem dengan tujuan membeli semua barang dan jasa untuk selanjutnya di proses dan di jual kembali  guna mendapatkan keuntungan.

Salah satu dasar Manajemen pembelian adalah bahwa barang - barang yang akan  dibeli di peroleh dengan harga terbaik untuk menghemat biaya  dan   mendapatkan keuntungan terbaik bagi perusahaan.

Metode yang digunakan untuk memastikan manajemen pembelian yang baik adalah menggunakan Prosedur   Permintaan pembelian  ( Purchase Requesition )  dan selanjunya di buat  kedalam Pesanan pembelian ( Purchase Order ) 

Permintaan pembelian  ( PR ) dibuat oleh orang atau bagian di luar Departemen pembelian pada saat mereka membutuhkan produk tersebut baik untuk persediaan ouletnya atau untuk  meningkatkan pelayanan atau penjualan kepada para pelanggan.

Pesanan Pembelian ( PO ) di buat oleh bagian pembelian digunakan untuk memesan semua barang - barang kebutuhan yang sudah di buat dalam formulir permintaan pembeliaan  secara langsung dengan supplier yang sudah disepakati .

Di dalam perusahaan besar untuk proses pembelian biasanya menggunakan Sistem Pengadaan Pembelian secara komputerisasi untuk menunjang dan memfasilitasi  Manajemen Pembelian. sedangkan bagi perusahaan kecil biasanya menggunakan sistem manual  atau  sistem yang sederhana.

Dasar - dasar Pembelian 

Dasar pembelian merupakan hal yang penting dari sebuah usaha, karena  perusahaan besar atau kecil memilki dasar pemblian  yang meliputi sbb :
  • Menyiapkan strategi pembelian        
  • Mengumpulkan informasi yang cukup tentang supplier dan produk yang akan di gunakan 
  • Mengevaluasi tender dan memilih supplier
  • Menegosiasikan syarat dan ketentuan  dengan para supplier yang akan di ajak kerja sama
  • Menjalankan dan mengelola kesepakatan yang sudah di putuskan bersama
Dengan memahami konsep dari dasar - dasar pembelian ini akan memastikan bahwa bagian pembelian akan memilih supplier dan dengan harga terbaik untuk perusahaannya.

Manajemen Pembelian yang baik  merupakan  cara dan konsep terbaik dalam menjalankan kerjasama antara pihak perusahaan dengan para supplier umtuk mendapatkan penawaran harga terbaik, cara pengiriman barang yang baik dari segi kualitas dan kuantitas  dan sistem pembayaran terbaik supaya saling menguntungkan.

   
Anda ingin mendapatkan Panduan Belajar Cost control dari saya  dan  mendapatkan  ebook Daily Flash Cost Report, silahkan ....

    DOWNLOAD  DISINI