Showing posts with label Inventory. Show all posts
Showing posts with label Inventory. Show all posts
Thursday, September 21, 2017

2 Cara Salah Pada Saat Inventory

Sebagimana kita ketahui bersama khususnya para cost control, sering atau suka melakukan 2 Cara Yang Salah Pada Saat Inventory, dan hal ini sudah menjadi rahasia umum di antara para cost control khusunya dan bagian finance / accounting pada umunya, Apa saja ke dua hal tersebut :



  1. Menambah jumlah ending inventory  ( Mark Up ) dari jumlah yang sebenarnya
  2. Memindahkan cost ( Direct purchase , Store Requisition ) dari bulan berjalan ke bulan selanjutnya

Kedua hal diatas biasanya dilakukan pada saat mendapati cost nya tinggi melebihi budget cost  yang sudah di tetapkan, untuk mensiasatinya dilakukanlah kedua cara tersebut diatas, sebetulnya hal atau cara - cara salah tersebut  bisa dihindari apabila kita bisa mengontrol atau memaintain cost setiap hari, untuk itu bagaimana cara yang lebih baik untuk mendapatkan cost yang stabil pada saat  general inventory, berikut tips - tipsnya :
  • Control Direct Purchase dan Store Requisition setiap hari karena kedua hal inilah  faktor utama yang menyebakan cost  food & beverage meningkat.
  • Cek harga jual produk food & beverage sesuai dengan standar recipe
  • Lakukan Daily Inventory yang benar mengenai penghitungan stock ( ending inventory ) outlet
  • Maintain & Control Daily Flash Cost Report secara benar dari posting Cost harian (purchase & Store requisition), Credit to Cost, Biaya Discount atau Promo, Entertaint, Revenue, dsb
  • Buat Food & Beverage Rekonsel setiap hari, untuk mengetahui hasil penghitungan cost yang benar 
Itulah sebagian tips yang bisa dilakukan oleh para cost control untuk menjaga costnya supaya stabil dan mencegah cost melebihi budget yang sudah di tetapkan, jadi tidak adal lagi praktek - praktek Mark Up Cost atau Transfer Cost  ke periode selanjutnya, karena efeknya akan sangat berbahaya apabila 2 Cara Salah Pada Saat Inventory dilakukan secara terus menerus, akibatnya :
  • Laporan Cost tidak Real atau tidak  murni lagi
  • Menggangu operasional penjualan produk untuk  food & beverage ( antara cost & revenue sudah tidak aktual ) 
  • Pemalsuan data laporan keuangan ( laporan palsu )    
Supaya 2 Cara Salah Pada Saat Inventory  tidak terjadi lagi dan akibat yang ditimbulkan bisa dihilangkan untuk itu coba lakukan tips - tips diatas dengan benar,  dan apabila memungkinkan  bagi Anda rekan - rekan cost control yang lebih berpengalaman dan mempunyai cara lain, bisa  menambahkan caranya atau bisa share ilmunya disni

Demikinlah kontent singkat dari saya,, mudah - mudahan dapat bermanfaat  dan sukses selalu untuk Anda semuanya...!    

    
Sunday, January 11, 2015

3 Cara Cepat Menekan Biaya Perusahaan


Dengan ditetapkannya  kenaikan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) akan menyebakan biaya pengeluaran perusahaan meningkat dan dari segi lain dengan adanya  regulasi  dari pemerintah yang menyatakan setiap perusahaan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) atau lembaga pemerintahan untuk tidak lagi menjalankan rapat dan pelatihan atau kegiatan  di hotel, maka hal ini berdampak kepada tingkat Occupancy atau tingkat hunian hotel sekaligus menyebabkan pendapatan hotel dan restauran menurun,serta ditambah  awal tahun 2015 semua perusahaan harus menaikan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) untuk karyawannya,   tentunya  hal ini  membuat sebagaian perusahaan Jasa Hotel dan Restaurant harus mencari bagaimana caranya  supaya Pendapatan ( Revenue ) tetap meningkat dan Biaya perusahaan bisa di tekan ( Saving Cost ) dalam hal ini tentunya pihak perusahaan harus merubah cara atau kebijakan, misalnya dalam hal Marketing   merubah target market dari perusahaan pemerintah ke perusahaan swasta, dan yang lebih penting adalah bagaimana caranya  menekan biaya perusahaan.

Untuk menekan biaya perusahaan tentunya diperluakan cara yang efektif, berikut ini adalah  3 cara  cepat menekan biaya perusahaan :

1. Cara memilih produk dan supplier

Demi kelancaran operasional perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada konsumen tentunya diperlukan produk - produk yang akan diolah sebagai bahan produksi yang siap untuk di jual, dalam hal ini tentunya harus diperhatikan adalah barang - barang atau produk yang berkualitas sesuai standar kebutuhan perusahaan.

Selain produk yang harus sesuai standar kebutuhan perusahaan ada juga yang harus diperhatikan adalah para Supplier yang menjual produknya yaitu harus propesional ( Menyediakan produk sesuai kebutuhan perusahaan ) dan  yang tidak kalah penting adalah harga yang ditawarkan harus sesuai dengan nilai kontrak penjualan ( Price List )  serta untuk tidak terjadi monopli harga sebuah perusahaan harus mempunyai maksimal 3 Perusahaan / supplier barang sejenis agar pihak perusahaan dapat dengan mudah memantau pergerakan harga dan menekan biaya pembelian barang

2. Cara menghitung dan mengontrol pemakaian barang

Menghitung dan mengawasi total biaya pemakaian barang adalah cara yang sangat penting dalam menekan biaya perusahaan atau cara pengendalian keuangan perusahaan, untuk cara ini diperluakan sistem pengawasan yang sistematis maka dalam hal ini seorang cost control mempunyai cara khusus yaitu menggunakan sistem pengawsan seperti Inventori, Rekonsiliasi dan pengecekan langsung ( Internal audit ) terhadap sumber - sumber yang diperkirakan akan membuat  biaya ( Cost ) tinggi. 

3. Cara efisiensi Sumber Daya Manusia ( SDM )

Cara menekan biaya selanjutnya adalah dengan mengoptimalkan sumber daya manuasia yang ada menjadi efektif dan efisien artinya  yaitu menempatkan orang - orang yang mempunyai kualitas skill terbaik yang harus memegang posisi atau jabatanya, untuk menunjang hal ini tentunya setiap karyawan harus dibekali dengan skill atau kemampuan yang bagus agar menjadi kompeten dibidangnya, ini adalah tanggung jawab  perusahaan untuk meningkatkan kemampuan SDM diperusahaannya karena ini akan menjadikan investasi jangka panjang bagi perusahaan apabila memiliki SDM yang berkualitas sehingga tidak diperlukan lagi rekruitment karyawan baru, hanya cukup dengan menggunakan karyawan yang sudah ada yang mempunyai skill yang bisa diandalkan. cara ini merupakan Cara penghematan biaya perusahaan ( Saving Cost )

Bagaimana Cara menghitung  Daliy Flash Cost Dengan Mudah Dan Cepat...?


Demikianlah cara - cara untuk menekan biaya perusahaan, mudah - mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua..terimakasih.
Thursday, December 11, 2014

Inventory Akhir Tahun ( End Of The Year Inventory )


Inventory

Inventory


Menjelang akhir tahun, hampir setiap perusahaan khususnya  bagian Accounting melakukan penghitungan akhir tahun atau Inventory akhir tahun, begitu juga dengan perushaan jasa hotel & restaurant, khususnya bagian  Purchase & Stock, selalu melakukan penghitungan yang berhubungan dengan stock atau persediaan barang.

Adapun kegiatan inventory tersebut terbagi kedalam bagian -bagian sebagai berikut :

~ Inventory Receiving ( Penerimaan barang ) :

Untuk bagian receiving inventory yang dilakukan hanya meliputi pengecekan dan pengontrollan alat - alat yang digunakan untuk penerimaan barang seperti : Timbangan ( Kalibrasi ), dan alat-alat  untuk mndeteksi suhu barang,  apakah sudah sesuai dengan standar prosedur penerimaan barang, serta kebersihan dan Hygiene area tempat penerimaan barang.

~ Inventory Storekeeper ( Bagian Gudang ) :

Inventory stock persediaan barang di store, seperti biasa yasng dilakukan tiap akhir bulan, meliputi :
  • Menghitung stock barang ( Ending store ) yang meliputi, Food store, Beverage store dan Material store
  • Membalancing fisik stock barang dengan stock card dan sistem yang ada di komputer
  • Memberikan catatan khusus apabila terjadi selisih barang 
  • Mencatat barang - barang yang pergerakannya lambat ( Slow Moving )
  • Melaporkan barang - barang yang sudah atau akan kadaluwarsa ( Expired  date ) atau barang yang rusak dengan disertai bukti tertulis
  • Menetapkan minimum stock barang dengan menghitung jumlah pemakaian selama satu tahun

~ Inventory Purchasing :

Pada  bagian pembelian atau pengadaan barang ( Purchasing ) inventory yang dilakukan biasanya meliputi :
  • Mencatat atau menganalisa total pembelian yang sudah dilakuakan selama satu tahun
  • Mencatat dan mengecek semua kontrak harga dengan suplier yang sudah berjalan selama satu tahun
  • Mengklasifikasikan  antara suplier yang terpercaya ( krdibelitas ) dengan suplier yang bermasalah

~ Inventory Cost control :

Inventory pada Cost control merupakan hal yang wajib dilakukan karena dengan menghitung serta menganalisa total Pembelian, total pemakaian dan total persediaan barang dapat menentukan total biaya atau cost selama satu tahun dan sebagai acuan untuk menetukan harga pokok penjualan  ( Cost Of good sold ) bagi perusahaan,  Inventory yang dilakukan meliputi :
  • Menghitung total Pembelian barang ( Food , Beverage , Material )
  • Menghitung total persediaan barang  di store dan di outlet / bagian  ybs ( Food , Beverage , Material )
  • Membalancing antara fisik barang dengan sistem dan melaporkan kepada atasan  ( Chief Accounting ) atau  ( Financial Controller ) apabila ada selisih barang
  • Mengalokasikan dan mengklasifikasikan jenis barang sesuai dengan pos masing- masing  / Cart Of Account 
  • Menghitung dan menganalisa total pemakaian masing - masing bagian / departement
  • Membuat laporan Journal cost control  / laporan  Laba rugi,   selama satu tahun
  • Menentukan harga pokok penjualan  ( Cost of good Sold )   
Demikian catatan mengenai kegiatan Inventory yang biasa dilakukan oleh masing - masing bagian Purchase & Stock  setiap akhir tahun, mudah - mudahan dapat menambah wawasan dan dapat bermanfaat untuk membantu pekerjaan Anda, khususnya bagi yang bekerja di bagian Purchase & Stock  di perusahaan jasa perhotelan dan restaurant, 

 

Sunday, November 11, 2012

Monthly Inventory General Store





Inventory adalah proses penghitungan stock barang yang akan digunakan untuk keperluan operasional perusahaan supaya bisa terpenuhi dengan baik.

  • Tentukan jenis barang yang akan di inventory ( food, Beverage, Material, etc )
  • Tentukan metode penilaian harga barang, yaitu Average price, Actual price atau Last price
  • Stocktaking atau inventory harus di lakukan setiap bulan
  • hitung actual fisik barang dan gunakan blank note untuk mencatat semua barang
  • Jumlah fisik barang harus sama dengan stock card dan jumlah yang terdapat di system Inventory
  • Pada saat inventory harus di sertai pihak ketiga supaya tidak terjadi konflik kepentingan 
  • Gunakan Rekonsiliasi barang antara barang yang di beli dan barang yang di request
         Setelah di lakukan inventory semua barang selanjutnya Cost control memasukan data ke sistem dan apabila terjadi selisih antara fisik barang dengan sistem maka lakukan investigasi dengan cara verifikasi jumlah fisik barang dengan data yang ada di stock card dan data yang ada di sistem serta cek data yang ada di Store Requesition form.
       Untuk mendapatkan hasil yang akurat lakukan Rekonsiliasi  yaitu dengan meghitung  data awal       (   begining store ) + purchase ( Incoming store ) - requesition ( Outgoing store ) = Ending store,   
data ending store ini nantinya akan di jadikan total persediaan pada bulan berikutnya.


FUNGSI INVENTORY

Demikian penjelasan tentang inventory, semoga bermanfaat untuk rekan - rekan semua dalam menghitung, menekan dan mengontrol  cost